berita2.com (Surabaya, Jawa Timur): PT XL Axiata, Tbk (XL), bekerjasama dengan Pemerintah Kota Solo, turut menyukseskan ASEAN Para Games 2011 berupa penyediaan layanan internet dan wifi gratis, yang dapat diakses di area mobile media center selama berlangsungnya ajang internasional itu.
"Dengan dukungan fasilitas telekomunikasi ini, XL berharap mampu membantu kelancaran tugas para jurnalis, juga official. Semua fasilitas sudah dapat dimanfaatkan sejak 12 Desember 2011 sampai dengan berakhirnya event, yaitu 22 Desember 2011," kata VP Central Region XL Kencono Wibowo, Selasa (20/12/2011).
Masih katanya, XL sangat bangga bisa menjadi bagian dalam suksesnya pergelaran akbar ini, terutama kepada atlet muda difabel Indonesia untuk selalu tetap semangat dan tetap berprestasi mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional.
ASEAN Para Games 2011, digelar di Solo Jawa Tengah mulai 12 - 22 Desember 2011.
ASEAN Para Games 2011 merupakan pesta olahraga se-Asia Tenggara yang atletnya merupakan penyandang cacat fisik atau disebut juga dengan Paralympian.
Pada penyelenggaraan yang ke-6 ini, 11 negara ikut ambil bagian, yaitu Thailand, Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Timor Leste, Vietnam, dan Indonesia. Cabang Olahraga yang dipertandingkan sebanyak 11 cabang, yakni angkat berat, atletik, bulutangkis, catur, goal ball, panahan, renang, tenis kursi roda, tenis meja, ten pin bowling, dan voli duduk. (Iskandar)
Umum
XL Sediakan layanan internet gratis di ASEAN Para Games 2011
Tour de Lombok Sumbawa (TDLS) 2011

berita2.com (Mataram, Nusa Tenggara Barat): Pembalap sepeda asal Australia, Sam Smith yang membela tim EDH Eddy Hollands Bicycle tampil sebagai juara etape pertama reli sepeda Tour de Lombok Sumbawa (TDLS) 2011 yang menempuh jarak total 400 km.
Sebanyak 90 peserta dari 17 tim, tiga dari luar negeri, Australia dan Malaysia ambil bagian dalam lomba tersebut yang berlangsung 13 s/d 15 Desember itu.
Dilepas oleh Wakil Gubernur NTB, Badrul Munir dari depan kantor Gubernur NTB Selasa (13/12) siang, sebelum bertanding para pembalap terlebih dahulu mengelilingi kota Mataram sejauh 10 kilometer.
Etape pertama dengan panjang 127Km ini melewati hutan Pusuk, Kabupaten Lombok Barat (Lobar), Pemenang, Kabupaten Lombok Utara (KLU) melalui jalan sepanjang kawasan wisata Senggigi, Mataram terus melintas depan Bandara Internasional Lombok (BIL) dan finish di kawasan wisata Mandalika Lombok Tengah (Loteng).
Etape kedua sejauh 123Km start dari kawasan wisata Mandalika, Lombok Tengah finish di Pelabuhan Kahyangan Lombok Timur selanjutnya pembalap bermalam di atas kapal ferry Dharma Kencana III .
Etape ketiga sepanjang 150Km dari Pelabuhan Poto Tano (Sumbawa Barat) menuju Taliwang, Sumbawa Barat kemudian menuju Sumbawa Besar dan finish di kantor Bupati Sumbawa.
Sertidaknya ada tujuh kabupaten yang dilewati pembalap yakni, mulai dari Mataram, Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa Barat dan Kabupaten Sumbawa.
Sam Smith mencatat waktu tiga jam 10 menit 36 detik mengungguli Alex Malone yang juga merupakan pembalap sepeda asal Australia dari tim VCM V Cool MS Motor dengan catatan waktu tiga jam 10 menit 37 detik yang harus puas di peringkat dua.
Peringkat ketiga diraih pembalap nasional Herwin Jaya dari tim PSN Polygon Sweet Nice, Surabaya dengan catatan waktu tiga jam 10 menit 37 detik.
Sukses tersebut membuat, Sam Smith berhak menggunakan kaos kuning atau Yellow Jersey sebagai tanda pemimpin lomba pada etape kedua.
Untuk kategori sprint (kecepatan) diraih pembalap asal Australia Alex Malone dari tim VCM V Cool MS Motor dan berhak menggunakan kaos hijau Green Jersey. Untuk urutan kedua diraih Herwin Jaya dari tim PSN Polygon Sweet Nice, Surabaya disusul Sam Smith yang membela tim EDH Eddy Hollands Bicycle.
Kaos kuning diberikan kepada pembalap yang tampil sebagai pimpinan klasemen umum, sementara pembalap yang tampil sebagai juara sprint berhak menggunakan kaos hijau.
Selain kaos kuning dan hijau juga terdapat kaos bertotol merah (red polka dot jersey) yang berarti menjuarai etape tanjakan. Di kategori ini raja tanjakan atau king of mountain diraih pembalap sepeda nasional Kurniawan kurniawan yang tergabung di tim CIK Cikeas Cycling.
Di tempat kedua diraih Sam Smith yang membela tim EDH Eddy Hollands Bicycle dan disusul di tempat ke tiga Alex Malone dari tim VCM V Cool MS Motor.
Untuk kategori pembalap nasional terbaik diraih Herwin Jaya dari tim PSN Polygon Sweet Nice, Surabaya. Sementara, untuk kategori tim diposisi pertama di raih Polygon Sweet Nice, Surabaya, tempat kedua EDH Eddy Hollands Bicycle, dan posisi ketiga di raih Bintang Selatan.
"Saya sangat terkesan dengan lintasan yang dilalui dan tentu saja sangat melelahkan karena cuacanya yang panas,” kata Sam Smith.
Tour sport yang diselenggarakan bertepatan dengan HUT Provinsi NTB ke 53, 17 Desember sekaligus diharapkan jadi ajang promosi potensi daerah, obyek-obyek wisata andalan dan budaya dalam upaya mensukseskan Visit Lombok Sumbawa (VLS) 2012 yang menargetkan 1 juta kunjungan wisatawan.
“TdLS akan menjadi event rutin di NTB, untuk tahun depan rute akan diperpanjang lagi dari kota Mataram (P. Lombok) hingga ke Sape ujung paling Timur Kabupaten Sumbawa,” kata Ridwan Syah Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika NTB (Ori).
Pelindo III beri bonus atlet Ski air
berita2.com (Surabaya, Jawa Timur): PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) memegang komitmen atas dukungannya terhadap cabang olahraga ski air dengan memberikan apresiasi pada atlet penyumbang medali emas, perak maupun perunggu saat mewakili Indonesia di ajang SEA Games XXVI lalu.
Bentuk dukungan yang diberikan Pelindo III adalah dengan memberikan penghargaan sebagai wujud apresiasi atas keberhasilan Tim Ski Air Indonesia yang telah mendapatkan 4 emas, 3 perak dan 5 perunggu.
Penyerahan bonus itu diserahkan langsung oleh Direktur Utama Pelindo III Djarwo Surjanto pada acara Apresiasi Atlet Ski Air Indonesia di Kediaman Panglima TNI, Jakarta pada 24 November 2011 lalu.
Bagi atlet peraih medali emas, masing masing diberikan apresiasi sebesar Rp 50 juta, sementara atlet peraih perunggu mendapat Rp 25 juta dan atlet peraih medali perak masing-masing mendapatkan apresiasi sebesar Rp 10 juta.
Penghargan tersebut sekaligus menambah jumlah penghargaan yang diterima oleh Tim Ski Air Indonesia, dimana sebelumnya Pemerintah Indonesia juga telah memberikan penghargaan pada para atlet peraih medali, dengan perincian peraih emas sebesar Rp 200 juta, perak Rp 50 juta dan perunggu sebesar Rp 30 juta.
Pencapaian tim ski air tersebut tidak luput dari kesiapan yang telah dilakukan hingga sebelum pertandingan.
"PT Pelindo III, juga terus memberikan motivasi dan semangat secara konsisten dari awal hingga akhir laga berlangsung," ucap Djarwo.
Diketahui sebelumnya, PT Pelindo III telah turut menyukseskan Indonesia Emas dengan menjadi sponsorship Tim Ski Air Indonesia, berupa pendanaan sponsorship yang digunakan untuk aktifitas mulai dari kegiatan pemusatan latihan, uji coba kejuaraan hingga pelaksanaan Sea Games XXVI.
Sebagai hasil yang dicapai, akhirnya Tim Ski Air Indonesia menjadi juara umum di SEA Games XXVI di Palembang. (Iskandar)
Indosat Siap Sukseskan SEA Games XXVI 2011
berita2.com (Surabaya, Jawa Timur): Kesuksesan SEA Games XXVI akan membanggakan bangsa Indonesia sebagai tuan rumah yang menyelenggarakan pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara ini.
Indosat yang mendapat kepercayaan menjadi Prestige Partner di ajang ini telah menyatakan siap mendukung kesuksesan event ini melalui berbagai layanan telekomunikasi bagi seluruh peserta, panitia dan delegasi selama acara berlangsung.
“Kami berupaya maksimal untuk mendukung kesuksesan SEA Games XXVI ini dengan menyiapkan berbagai layanan telekomunikasi data dan broadcasting yang dibutuhkan. Ini didukung jaringan backbone dan satelit Palapa D yang andal, serta sumber daya dan tim yang siap 24 jam membantu seluruh peserta di berbagai lokasi dan arena, termasuk mendukung kegiatan komunikasi berbagai media dari seluruh dunia, sehingga event ini bisa dinikmati oleh masyarakat di berbagai penjuru dunia,” ujar Director and Chief Wholesale & Infrastructure Indosat, Fadzri Sentosa, dalam rilis yang diterima Sabtu (12/11/2011).
Ia telah meninjau sarana layanan telekomunikasi Indosat di arena SEA Games di Palembang sehari sebelum pembukaan SEA Games.
Fadzri mengatakan, Indosat dengan teknologi Fiber Optik-nya menyediakan berbagai layanan dan solusi telekomunikasi secara terintegrasi meliputi link dari International Broadcasting Center untuk siaran TV Broadcasting ke dalam dan luar negeri (Telecast) melalui jaringan satelit internasional Indosat, layanan mobile voice telephony atau selular, layanan roaming, layanan BlackBerry dan layanan pendukung lainnya.
Indosat juga menyediakan 25 ribu kartu perdana Edisi SEA Games dengan pulsa Rp. 10 ribu. Kartu ini diberikan secara gratis untuk atlet, panitia, delegasi dan jurnalis. Keuntungan kartu ini berupa gratis 100 menit menelepon pada pukul 00.00-17.00 selama tiga hari pertama untuk seluruh komunitas SEA Games. Keuntungan lainnya adalah diskon 25% untuk Sambungan Langsung Internasional seluruh negara peserta.
Indosat juga berpartisipasi dalam rangkaian kirab obor SEA Games XXVI di beberapa kota dengan menghadirkan mobil medis atau Mobil Klinik Sehat Keliling yang membantu fasilitas kesehatan, mobil minibus jika terjadi keadaan emergensi dan rombongan kendaraan bermotor unik untuk turut memeriahkan rombongan kirab.
“Kepercayaan yang diberikan kepada Indosat membuat kami bangga dan memacu semangat kami untuk memberikan layanan terbaik demi kesuksesan SEA Games XXVI agar dapat turut mengharumkan nama bangsa di kancah dunia olahraga internasionall” ujar Fadzri. (natalia)
Atlet Berusia di Atas 21 Tahun Dilarang Ikut Porkab
berita2.com ( Wonogiri, Jawa Tengah ): Atlet yang berusia diatas 21 tahun dipastikan dilarang untuk mengikuti Pekan Olahraga Kabupaten ( PORKAB ) Wonogiri tahun ini. Meski kebijakan ini sebelumnya mengundang beragam tanggapan, KONI setempat bersikukuh tetap memberlakukannya.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia ( KONI ) Cabang Wonogiri Edy Purwanto saat menjawab pertanyaan media di Kantor Sekretariat KONI Selasa, 25 Oktober 2011 menjelaskan diambilnya kebijakan pembatasan umur memang disengaja.
“Sebab kita mengarah untuk bisa mengikuti PORPROV ( Pekan Olahraga Provinsi – red ) di Banyumas tahun 2013 mendatang,“ katanya.
Menurut Edy dalam PORPROV mendatang mensyaratkan setiap atlet yang mengikuti cabang olahraga apapun harus berusia dibawah 23 tahun.
“Dengan demikian jika kita hitung dua tahun di 2011 ini berarti kita dapat batasan maksimal usia atlet adalah 21 tahun,sebab menurut proyeksi kita yang lolos di PORKAB akan dikirimkan ke PORPROV, jadi nantinya saat mengikuti tingkat provinsi usianya masih mencukupi ,“ katanya.
Dirinya lantas tidak menampik bahwa sebelumnya banyak pertanyaan yang diajukan calon peserta PORKAB terkait permasalahan ini. “Namun dengan penjelasan ini kami kira semua bisa memahaminya, toh demi kemajuan bersama, “ ujarnya. ( ara )
Artikel Lain...
Halaman 1 dari 34

































