Las Vegas, (berita2.com): Manny Pacquiao siap untuk menghadapi penantangnya Flyod Mayweather, tapi bukan diatas ring, melainkan di ruang sidang karena petinju Filipina itu menyatakan akan menuntut Mayweather sehubungan dengan tuduhan doping. Dalam pernyataan yang disampaikan saat Natal di Manila, Pacquaiao untuk pertama kalinya memberikan komentar sehubungan dengan batalnya rencana pertarungan pada 13 Maret mendatang gara-gara perselisihan mengenai sistem tes doping.
"Cukup sudah. Mereka itu, Mayweather Senior dan Junior, serta Golden Boy Promotion, mungkin mengira bahwa mereka bisa membuat lelucon dengan menuduh seseorang menggunakan doping dan sejenisnya," kata Pacquiao dalam pernyataannya.
"Saya sudah mencoba untuk menganggapnya hanya sebagai lelucon menjelang pertarungan, tapi mereka sudah keterlaluan," kata Pacquaio dalam situs resminya www.mpboxing.com.
Pertarungan kelas welter versi WBO antara Mayweather Jr dan juara Pacquiao dijadwalkan berlangsung pada Maret 2010 mendatang, tapi dibatalkan setelah petinju AS itu meminta agar tes doping dilakukan sesuai dengan aturan Olimpiade.
"Saya telah meminta promotor saya Bob Arum, kepala Top Rank Inc, untuk membantu saya untuk mengajukan tuntutan mengenai masalah ini secepatnya. Banyak orang yang bertanya jika saya benar-benar menggunakan doping dan telah berbuat curang untukmenjadi petinju nomor satu dunia," katanya.
"Saya telah meyakinkan setiap orang bahwa saya tidak pernah menggunakan semacam steroid dan perjalanan saya ke puncak adalah melalui kerja keras, kerja keras dan kerja keras," kata Pacquiao.
"Saya pun tidak tahu seperti apa steroid itu dan ketakutan kepada Tuhan telah menyelamatkan saya," kata petinju berusia 31 tahun yang belum pernah terbukti menggunakan doping selama ini.
Sebelumnya, kubu Mayweather telah meminta agar calon lawannya itu menjalani tes doping sebelum pertarungan pada 13 Maret 2010 sesuai dengan mandat Anti Doping AS.
Pacquiao setuju untuk melakukan tes doping sebelum jumpa pers dan segera setelah pertarungan berlangsung, tapi menolak jika tes dilakukan 30 hari menjelang pertarungan.
Menurut Bob Arum, tes doping tidak biasa dilakukan untuk pertarungan profesional di Las Vegas, tapi hal itu bisa dilakukan sesuai dengan keinginan Pacquaio.
"Kami tidak keberatan untuk melakukan tes doping, meski hal itu sebenarnya tidak diperlukan di Nevada," kata Arum.
"Tapi yang menjadi keberatan kami adalah karena tes yang diinginkan Mayweather itu bisa merusak latihan Pacquaio jika dilakukan 30 hari menjelang pertarungan," katanya.
Arum menuduh bahwa permintaan doping tersebut hanya sebagai akal-akalan Mayweather untuk menghindari pertemuan dengan Pacquiao yang akan mempertahankan gelar yang diraih November lalu setelah menghentikan juara bertahan Miguel Cotto di Las Vegas...
(*M "iron" M*)


















