Semarang (berita2.com): Pemegang gelar Super Champions kelas bulu WBA, Chris John, menyatakan yakin bahwa pelatih dan manajernya sudah menyiapkan lawan baginya untuk pertarungan perebutan gelar di Bali, 22 Mei 2010.
"Mungkin karena persyaratan administrasi seperti penandatanganan kontrak belum dilakukan maka saya belum diberitahu soal lawan untuk pertarungan mendatang," kata Chris John ketika dihubungi dari Semarang, Sabtu, menjelang keberangkatan ke Perth, Australia.
Menurut antaranews.com, setelah berlatih di Sasana Herry`s Gym Perth Australia sejak akhir Febuari 2010, pada pekan ketiga Maret 2010, ayah dua orang putri (Maria Luna Ferisha dan Maria Rosa) Christiani ) sempat kembali ke Indonesia untuk "shooting" produk minuman berenergi di Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Pada Sabtu (3/4/2010), suami mantan atlet wushu Jateng, Anna Maria Megawati, itu kembali berlatih di Australia di bawah asuhan pelatih yang sekaligus manajernya, Craig Christian, hingga 15 April 2010.
Latihan kemungkinan dilanjutkan di Bali atau Banyuwangi, Jatim, hingga menjelang pertarungan di Bali mendatang. Kemungkinan, katanya, lawannya adalah Fernando Saucedo berasal dari Argentina.
"Tetapi saya belum diberitahu oleh pelatih sekaligus manajer. Biasanya kalau kami sudah mendapat lawan maka manajemen akan menggelar temu pers," kata petinju berasal dari Kabupaten Banjarnegara, Jateng.
Beberapa waktu lalu Promotor Zaenal Thayeb menyebutkan bahwa lawan Chris John adalah petinju Argentina, sedangkan Fernando berasal dari negara tersebut.
Chris John mengatakan, latihan di Australia masih terpusat kepada peningkatan fisik. Dirinya berlatih dengan mitra latih tanding yaitu dua petinju berasal dari Sasana Mirah Silver pimpinan Zaenal Thayeb, Sahlan dan Thomas, yang dikirim ke Australia.
"Latihan masih bersifat umum dan belum mengarah kepada latihan teknik yang menjurus menghadapi seorang petinju. Mungkin setelah saya berlatih di Bali atau Banyuwangi mulai mengarah untuk menghadapi lawan," katanya.
Pada kesempatan lain, Zaenal, mengatakan, pertarungan Chris John bisa ditunda apabila tidak mendapatkan sponsor mengingat hingga saat ini manajemen Chris John belum menyodorkan lawannya.
Ia mengaku, hingga saat ini kesulitan membuat proposal untuk mencari dana karena belum ada keputusan tentang calon lawan Chris John. Pertandingan mendatang itu membutuhkan dana antara empat hingga lima miliar rupiah.
"Saya dan tim saya belum bisa bekerja karena untuk membuat proposal guna mencari dana, sudah harus ada partai utama, artinya harus sudah ada lawan Chris John," katanya.
Tinju
Siapa Lawan Berikut Chris John?
Chris John Fokuskan Latihan Kecepatan Pukulan
"Kecepatan pukulan tangan itu sangat penting dikuasai Chris John, sebab lawan yang dihadapi kemungkinan petinju yang lincah," kata mantan juara tinju nasional dan Asia Pasifik (OPBF), Lamhot Simamora di Medan, Kamis (4/4), ketika diminta komentarnya mengenai Chris John.
Menurut dia, dengan lebih mempertajam pada latihan pukulan tersebut, akan semakin mempermantap persiapan Chris John dalam menghadapi pertarungan memperebutkan gelar juara dunia itu.
Latihan pukulan yang dimiliki Chris John sebagai suatu modal atau kekuatan bagi petinju itu mempertahankan gelar.
Apalagi, selama ini kemenangan yang diraih Chris John dalam mempertahankan juara dunia WBA itu, karena dia memiliki pukulan yang yang cukup keras dan membahayakan.
"Jadi, wajar pukulan keras yang dimiliki Chris John itu agar lebih ditingkatkan lagi, sehingga nantinya mampu mengalahkan penantangnya," ujar Lamhot.
Selanjutnya, ia menjelaskan, Chris John juga diharapkan dapat melaksanakan latihan dengan sebaik mungkin, karena lawan yang akan dihadapi Chris John dijuluki "The Dragon" itu, bisa saja masih berusia muda dan memiliki pengalaman.
Untuk itu, katanya, Chris John harus banyak belajar mengenai teknik dan taktik bertanding. Dengan demikian, Chris John mampu menghadapi lawannya tersebut.
"Chris John dalam pertarungannya mempertahankan gelar yang diadakan di Indonesia, diharapkan harus menang. Hal ini adalah kesempatan dan peluang yang cukup besar bagi Chris John," kata Lamhot.
Sebelumnya, promotor Chris John Zaenal Thayeb mengatakan, calon lawan Chris John mendatang adalah petinju asal Amerika Serikat yang menempati peringkat 10 besar kelas bulu WBA.
Berdasarkan rangking yang dikeluarkan WBA, petinju Amerika yang menempati peringkat 10 besar adalah Rocky Juarez (peringkat delapan) dan Cornelius Lock (peringkat 10).
Kalau melawan Juarez, katanya, tidak mungkin karena Juarez pernah kalah dari Chris John, bahkan kedua sempat bertemu dua kali, yakni di Texas dan Nevada.
Calon lawan Chris John yang petinju Amerika tinggal Cornelius Lock, tetapi Zaenal Thayeb belum memastikan calon lawan Chris John karena masih menunggu proses negosiasi penata tanding Chris John di Amerika Serikat.
(*RHJ)
Chris John Belum Dapat Lawan Tanding
"Kalau nanti sudah ada lawan, baru fokus ke arah tertentu. Kalau sekarang, dia mengatakan kepada saya bahwa latihannya masih bersifat umum," kata istri Chris John, Anna Maria Megawati di Semarang, Rabu (24/2).
Menurut ibu dua orang putri (Maria Luna Ferisha dan Maria Rosa Christiani) tersebut, sejak berlatih di Sasana Herry`s Gym Perth, Australia, akhir Januari 2010, latihan masih diperuntukkan menstabilkan berat badan, menjaga kondisi, dan lain sebagainya.
Apalagi, kata mantan atlet wushu Jateng tersebut, setelah libur bertanding sekitar empat bulan, berat badannya mencapai 65-67 kilogram atau naik 10 kilogram dari berat normalnya.
Ketika ditanya bayaran yang bakal diterima Chris John saat mempertahankan gelar di Bali mendatang tidak sebesar seperti saat bertanding di Amerika Serikat dan Jepang, dia mengatakan, tidak masalah yang penting itu membuat Chris John nyaman.
"Yang penting juga harus sesuai standar atau kelayakan saja. Chris John bisa naik ring di Indonesia dan yang mementaskan dia (Chris John) di Tanah Air saja sudah merupakan kebanggaan," katanya.
Menurut dia, kalau sudah menekuni dan menggeluti tinju, uang justru nomor dua. "Chris John bisa main di negaranya sendiri sudah cukup membanggakan dan sebagai ungkapan rasa nasionalismenya," katanya.
Seperti diwartakan sebelumnya, promotor Chris John, Zaenal Thayeb mengatakan, bayaran untuk Chris John antara Rp500 juta hingga Rp1 miliar.
"Saya sudah bicara dengan manajer sekaligus pelatih nya, Craig Christian bahwa bayaran yang akan diterima Chris John tidak sebesar kalau dia main di Amerika Serikat atau Jepang," katanya.
Menurut pemilik Sasana Mirah Boxing Camp tersebut, Craig Christian juga sudah memahami hal itu karena pertarungan di Bali mendatang, tidak semata-mata karena mencari uang tetapi lebih banyak upaya mempromosikan potensi wisata Indonesia (Bali) ke dunia internasional,".
"Kita juga ingin petinju Indonesia juga dikenal di dunia internasional," katanya. (*RHJ)
Mayweather Akan Bertarung Lawan Mosley
Kedua petinju itu sama-sama setuju dengan pemeriksaan obat terlarang model Olimpiade, yang merupakan penghalang sehingga gagalnya pertandingan antara Mayweather dan Manny Pacquiao, kata Mayweather Promotions dalam pernyataannya.
"Ini untuk kepentingan para penonton dan kami meminta agar secepatnya diadakan pertarungan melawan Shane," kata juara dunia enam kali Mayweather dalam pernyataannya.
"Saya sudah menyatakan ketika saya kembali menekuni olahraga ini bahwa saya hanya menginginkan pertandingan yang bagus. Saya kira Shane adalah salah satu petinju terbaik tapi pada 1 Mei nanti ia masih belum terlalu bagus untuk mengalahkan saya," katanya.
Mayweather (40-0) yang berusia 32, mundur dari tinju pada 2008 tetapi tampil lagi September lalu dan dengan mudah menang angka atas Juan Manuel Marquez setelah 18 bulan absen di atas ring.
Mosley yang berusia 38 tahun bertarung terakhir kali pada Januari 2009 ketika menghentikan Antonio Margarito pada ronde kesembilan dan berhak atas sabuk kelas welter dunia untuk ketiga kalinya.
"Saya selalu ingin bertarung lawan Floyd dan sekarang impian saya jadi kenyataan," kata Mosley, "Saya siap melawannya dan pada 1 Mei akan saya tunjukkan bahwa saya lah yang terkuat, tercepat dan terbaik dibanding dia. Saya tidak memiliki masalah untuk mengalahkannya."
Juara lima kali Mosley (46-5) menandatangani kontrak pertandingan Jumat lalu dan laga itu akan diadakan di Las Vegas.
Petinju Filipina Pacquiao akan mempertahankan gelar juara kelas welter WBO melawan petinju Ghana Joshua Clottey di Cowboys Stadium di Dallas pada 13 Maret. (*RHJ)
Sabuk Juara PABA Nouldy Manakane Disimpan Gubernur Maluku
"Saya diberikan kepercayaan untuk menyimpan sabuk ini oleh Nouldy di Jakarta, kemarin ( Rabu) sebagai motivasi agar dia mampu mempertahankan juara PABA, sekaligus ambisinya untuk meraih juara dunia dunia versi World Boxing Asociation (WBA)," kata Gubernur Ralahalu di Ambon, Kamis.
Gubernur memamerkan sabuk tersebut di salah satu etalase di ruang terima tamunya dengan dililitkan pada tank mainan dilindungi kotak kaca.
"Sabuk ini disimpan di Ambon dengan tujuan memotivasi Nouldy untuk berlatih ekstra keras guna mewujudkan ambisinya meraih juara dunia versi WBA, sekaligus mendorong petinju di Maluku untuk mengikuti jejaknya yang berambisi meraih juara dunia sebagaimana Elias Pical dan Nico Thomas," ujarnya.
Nouldy, menurut Gubernur, sedang berlatih keras di Jakarta sambil mencari lawan untuk mempertahankan juara PABA, sekaligus mempersiapkan diri agar masuk peringkat guna menantang juara WBA di kelas 53,5 Kg.
"Jadi pemerintah dan masyarakat Maluku harus mendoakan Nouldy agar motivasi untuk mengaangkat daerah ini melalui cabang olahraga tinju ini terwujud," katanya.
Gubernur yang juga Ketua Umum KONI Maluku itu menginginkan daerah ini ke depan mampu menelorkan Elias Pical "junior" yang berprestasi dunia.
"Maluku khan `gudang petinju` jadi harus dimotivasi untuk berlatih disiplin dan mengikuti program pelatih sehingga lahir Elias Pical `junior` agar nama daerah ini harum di dunia internasional melalui olharaga tinju," ujarnya.
Sedangkan Nouldy pada kesempatan lain menyatakan siap masuk bertarung memperebutkan titel juara dunia versi WBA.
"Dengan kemenangan ini saya merasa siap untuk bertarung melawan juara versi WBA," ujar Manakane.
Dia yakin dan siap mengharumkan nama daerah, bangsa dan negara dengan meraih gelar juara yang lebih tinggi pada badan tinju dunia.
"Saya ingin menggantikan Elyas Pical (mantan juara kelas bantam IBF) dan Nico Thomas (mantan juara dunia kelas terbang mini IBF) yang pernah mengharumkan nama Indonesia dan Maluku di ring tinju dunia," ujarnya.
Manakane dilatih oleh Erol van Room, dipromotori oleh Neneng A. Tuty dan didukung Asosiasi Tinju Indonesia (ATI) untuk mempromosikannya bertanding di badan tinju WBA dan lainnya.
"Ini ambisi saya untuk membuktikan bahwa Indonesia mampu melahirkan dan mengorbitkan petinju berprestasi di ring tinju dunia," ujarnya.
Petinju kelahiran Desa Lohiatala, Kabupaten Seram barat ini mengharapkan dukungan pemprov dan Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu untuk membuktikan Maluku sebagai kiblat tinju profesional di tanah air.
Nouldy meraih sabuk PABA di kelas 53,3 Kg setelah membuktikan janjinya untuk mengalahkan lawannya dengan Knock out (KO) yang memaksa Winsalek "mencium kanvas" di ronde ke dua dari 11 ronde yang direncanakan saat bertanding di Ambon pada 8 November 2009...
(*M "iron" M*)
Artikel Lain...
Halaman 1 dari 10































