TENIS - SERENA SIAP BERTANDING DI FED CUP
Beijing, (berita2.com): Serena Williams, yang akan menduduki kembali posisi peringkat satu dunia hari Senin, mengatakan ia ingin memperkuat Amerika Serikat untuk bertanding di final Fed Cup melawan Italia di bulan November -- sepanjang ia tidak "duduk di kursi roda".
Serena, yang tersingkir dari Chita Terbuka hari Kamis, mengatakan bila ia dalam kondisi yang baik setelah kejuaraan akhir musim bulan ini di Qatar, ia akan siap untuk pertandingan 7-8 November di lapangan tanah liat di Reggio Calabria.
"Saya pasti ingin bermain lagi. Saya akan berusaha untuk berada di sana. Yang benar-benar sulit adalah menjaga kondisi saya setelah Doha -- apakah saya akanj berjalan atau duduk di kursi roda," kata Serena Williams (28).
"Bila saya benar-benar berjalan, maka saya akan pergi. Tetapi bila saya duduk di kursi roda, maka kami masih mempunyai pemain hebat seperti Melanie (Oudin), yang saya kira dapat benar-benar menjalankan tugasnya secara baik, dan Liezel (Huber), yang nomor satu di ganda.
"Kami benar-benar mempunyai suatu tim yang benar-benar baik. Terus terang saja, bila mereka pergi tanpa saya, saya dengan senang hati untuk pergi dan memberuikan dukungan," katanya.
Bulan April, dengan Williams Bersaudara memilih untuk tidak memperkuat negaranya, Amerika Serikat mengalahkan Republik Cheska 3-2 di semifinal, dengan Alexa Glatch dan Bethanie Mattek-Sands bermain di partai tunggal, dan Mattek-Sands berpasangan dengan Huber di ganda.
Glatch kini menduduki posisi nomor 109 dunia dan Mattek-Sands pringkat ke-110.
Serena, yang kini menempati posisi nomor dua dunia, akan merebut kembali posisi nomor satu dari Dinara Safina dari Rusia hari Senin, sementara saudara perempuannya, Venus Williams nomior tiga dunia. Petenis remaja yang selalu membuat sensasi, Oudin, menempati posisi 45 dunia.
Atas pertanyaan apakah Venus akan memperkuat negaranya di Fed Cup di final bulan November, Serena mengatakan ia tidak bisa berbicara atas namanya.
Di Italia, AS akan berusaha merebut gelar Fed Cup untuk pertama kalinya sejak tahun 2000.(*irn)