Pebalap dekade ini
Dengan kehebatannya menjuarai tujuh kali gelar dunia Formula Satu, Michael Schumacher dapat dipandang sebagai pebalap terhebat dekade ini. Ia masih ingin menambah gelarnya setelah keluar dari tempat peristirahatannya pada Desember 2009 untuk tampil lagi di lintasan balap membawa nama Mercedes.
Pembalap Jerman itu memiliki saingan di jenis balap lain. Atlet Prancis Sebastien Loeb meraih gelar juara dunia enam kali berurutan sedangkan pembalap Amerika Jimmie Johnson menang empat kali berutan pada perlombaan NASCAR sedangkan Valentino Rossi merajai gelar di MotoGP.
Momen menentukan:
Pada 13 September 2007, tokoh yang kemudian jadi ketua Automobile Federation (FIA) Max Mosley menyatakan kepada wartawan bahwa keadilan sudah dijatuhkan kepada McLaren yang didenda 100 juta dolar karena memata-matai data Ferrari.
Denda itu, yang kemudian dibayar McLaren dengan tidak berpanjang kata, merupakan masalah paling buruk menandai dunia otomotif dekade ini. Sekitar setahun kemudian, Honda mundur dan merupakan eksodus dalam olahraga itu. Ketika Renault tersangkut dalam skandal mengatur perlombaan musim ini, tidak ada denda dijatuhkan kepada mereka. Tidak ada yang mempertahankan hal itu.
Balapan dekade ini:
Mimpi menjadi kenyataan. Itu yang dialami supremo Formula Satu (F1) Bernie Ecclestone ketika pembalap berusia 23 tahun Lewis Hamilton, pembalap pertama termuda dan berkulit hitam, meraih gelar juara dunia 2008 setelah mengambil alih pimpinan pada putaran terakhir perlombaan di Sao Paulo.
Pembalap Inggris itu kalah satu poin pada musim sebelumnya yang merupakan musim "rookie"nya. Dan ia nyari gagal tertinggal beberapa detik di Interlagos sebelum melewati pebalap Toyota Timo Glock untuk mendapatkan tempat kelima yang mengandaskan harapan pembalap Ferrari, Felippe Massa yang menang di Brazil...
(*M "iron" M*)



































