berita2.com: Rangkaian kegiatan balapan yang dimulai dari Tasik malaya, Bekasi, Surabaya, Sleman, dan kini “Grand Final Day Battle Pertamina Enduro-Pertamax-Corsa Drag Bike 201 M Champ 2011” dilaksanakan di Jalan Raya Benyamin Suaeb, Grand International Business District, Kemayoran Jakarta Pusat.
Perlombaan ini diselenggarakan oleh IPMJ Club yang bernaung dibawah Pengprov IMI DKI JAYA dengan didukung berbagai pihak sponsor serta dipromosikan oleh Promotor Olahraga Otomotif Trendypromo Mandra.
Helmy Sunkar selaku Penasehat Penyelenggara rangkaian balapan itu mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Mayjen TNI (Purn) Drs. H. Hendardji Soepandji, SH, yang kini akrab disapa dengan Bang Adji sebagai Direktur Utama Kompleks Kemayoran, yang telah memberikan ruang bagi tumbuh dan berkembangnya olahraga balapan motor di Jakarta khususnya dan di Indonesia umumnya.
Hendardji mengatakan bahwa sebaiknya kegiatan olahraga balapan motor dan balapan lainnya bisa diselenggarakan minimal satu bulan sekali, dan ia akan memberikan tempat di Kemayoran bagi setiap pelaksanaannya. Kalau perlu saya akan menerangi area Kemayoran ini dengan lampu- lampu jalanan dan lampu- lampu taman, agar juga bisa digunakan sebagai arena balapan di malam hari.
Jalanan umum Benyamin Suaeb yang biasanya ramai digunakan oleh kenderaan yang melewatinya, Minggu, 27 November 2011 ditutup sebagian dan dipergunakan sebagai track balapan bagi Drag Bike Day Battle Grand Final 2011, menjadi semakin ramai dengan ratusan motor balapan dengan para pembalapnya, juga dihadiri oleh ribuan penonton penggemar otomotif.
Suara berisik dari setiap motor yang dipacu untuk mencari yang tercepat pada jarak tempuh 201 Meter tidak mengganggu sedikitpun antusias penonton yang lebih banyak dihadiri oleh generasi muda.
“Ini adalah kegiatan yang sangat bermanfaat dan positif. Kegiatan balapan resmi dengan capaian prestasi serta berhadiah ini menjadi upaya yang harus terus ditumbuh-kembangkan, agar balapan-balapan liar dijalanan umum yang berbahaya bagi keselamatan dan merugikan berbagai pihak bisa berangsur-angsur berkurang sampai tiada sama sekali.
Tujuan prestasi olahraga yang menciptakan daya saing positif itu sangat diharapkan, belum lagi penciptaan ruang ekonomi bagi para pedagang yang meramaikan arena ini tentunya akan sangat membantu mengurangi jumlah pengangguran di DKI Jakarta ini,” ujar Bang Adji.
“Yang sangat menarik bahwa kegiatan balapan ini sangat membuka peluang pariwisata, peluang usaha kuliner serta peluang- peluang usaha produksi yang ada kaitannya dengan otomotif maupun tidak bisa saya pastikan akan menggeliat kencang sekencang motor-motor yang dipacu. Pokoknya semua untung dan semuanya senang, “ jelas Bang Adji.




















