berita2.com (Jakarta): “Bisa mengendarai mobil Ferrari yang biasa digunakan Fernando Alonso dan Felipe Massa adalah impian saya. Itu sebabnya saya sangat ingin sekali menjadi juara umum di balapan kali ini," kata Alexandra Asmasoebrata tentang kompetisi Formula Abarth Asia.
Cewek pembelap yang biasa disapa Andra, mengatakan hal itu setelah memimpin klasemen sementara Asian Formula Renault (AFR) 2011 dengan total poin 131, Alexandra ‘Andra’ Asmasoebrata yakin mampu menunjukkan penampilan terbaiknya di kompetisi Formula Pilota China (Abarth Asia).
Seri perdana Formula Abarth itu diikuti Andra sebanyak dua putaran di Guangdong International Sirkuit, Guangzhou, Cina, pada 1-3 Juli 2011 mendatang.
Meski mengaku belum mengetahui peta kekuatan lawan serta sirkuit yang akan ia gunakan di balapan kali ini, Andra cewek cantik ini mengaku tetap optimis bisa tampil optimal dengan modal yang ia miliki di AFR. Terlebih Andra bertekad tampil full series di balapan kali ini, jika tidak ada halangan.
“Balapan kali ini jelas menjadi tantangan baru buat saya. Saya belum begitu mengenal sirkuit yang akan kami gunakan di balapan kali ini. Selain itu, saya juga belum tahu siapa saja pebalap yang akan diturunkan tim lawan,” aku Andra di kantor Alexandra Asmasoebrata Management, Kamis (23/6/2011).
“Karena pebalap yang akan turun di Formula Abarth tidak sama dengan pebalap yang akan turun di Asian Formula Renault (AFR). Tapi jika ditanya seberapa besar keyakinan saya di balapan kali ini, saya sangat yakin. Saya berharap bisa tampil full series di balapan kali ini, jika tidak ada halangan,” lanjut Andra yang bertekad bakal mengikuti enam seri secara keseluruhan di Formula Abarth tahun ini.
Dengan tampil secara full series, maka itu akan membuka peluang Andra menjadi juara umum di Formula Abarth yang berhak pergi ke Italia untuk test drive mobil Ferrari. “Bisa mengendarai mobil Ferrari yang biasa digunakan Fernando Alonso dan Felipe Massa adalah impian saya. Itu sebabnya saya sangat ingin sekali menjadi juara umum di balapan kali ini,” katanya. Ia berangkat lebih awal pada 28 Juni 2011.