berita2.com: "Ini bukan sepak bola, ini adalah perang dan orang mati : Lebih dari 70 tewas dan 1.000 terluka setelah invasi lapangan di Mesir," demikian judul berita sebuah media massa dunia. Penggemar sepak bola Mesir terkenal keras, terutama pendukung Al-Ahly yang dikenal sebagai Ultras mengamuk. Berikut foto-foto peristiwa itu: 

Setidaknya 73 penggemar sepak bola telah tewas dan 1.000 lainnya luka-luka setelah kerusuhan pecah pada pertandingan di Mesir. Detik terakhir setelah wasit meniup peluit, pendukung menyerbu ke lapangan melemparkan batu, petasan dan botol-botol ke suporter lawannya, pemain dan petugas keamanan di kota Port Said pada Rabu 1 Februari 2012.

Ini adalah insiden terburuk dari kekerasan sepak bola di Mesir dan seluruh dunia yang sejak 1996.

Pertandingan itu antara Al Ahli, salah satu klub paling sukses di Mesir, dan Al-Masry, sebuah tim yang berbasis di Port Said. Rekaman televisi menunjukkan penggemar Masry berjalan ke lapangan setelah wasit meniup peluit dan mengejar pemain, meskipun tim mereka memastikan kemenangan 3-1.
Beberapa pria berlalri untuk menyelamatkan seorang manajer dari tim yang kalah saat ia sedang dipukul,i sementara polisi berdiri, tampaknya kewalahan.
Sebagian besar korban diyakini telah meninggal akibat cedera, mati lemas, dengan beberapa terpojok di stadion yang sebagian sudah terbakar.

Tadi malam tentara Mesir diterbangkan dengan helikopter untuk menyelamatkan pemain yang terjebak di ruang ganti.

Olahraga


































