berita2.com Jumat, 12 Maret 2010

 
You are here: Home Olahraga

Olah Raga

Beckham Balik ke Old Traffod

E-mail Cetak PDF

Manchester, Inggris, (berita2.com) : David Beckham mengatakan ia tidak akan diliputi emosi ketika ia menghadapi klubnya dulu Manchester United di Old Trafford untuk pertamakalinya sejak ia pergi ke Real Madrid pada 2003.

"Saya akan selalu menjadi penggemar United tetapi kali ini mungkin pertamakalinya dalam hidup saya, saya ingin mereka kalah," kata pemain tengah itu menjelang pertandingan Liga Champions Rabu (10/3), yang akan menampilkan tim Beckham, AC Milan, berusaha mengubah defisit 2-3 pada pertemuan pertama untuk meraih tempat di perempat-final.

Beckham masih jauh dari pasti untuk menjadi pemain pembuka setelah penampilan kurang meyakinkan di lini tengah di San Siro membuat pemain berusia 34 tahun itu diganti pada pertengahan babak kedua.

Tetapi mantan kapten tim Inggris, yang sedang dipinjam dari tim MLS LA Galaxy itu, sangat mungkin memainkan peran dalam pertandingan tersebut dan bisa berharap mendapat sambutan hangat dari penonton di Old Trafford.

Beckham menghabiskan tahun-tahun masa pembentukannya bersama tim remaja Manchester United dan bermain bersama Gary Neville, Nicky Butt dan Paul Scholes ketika mereka memenangi FA Youth Cup pada 1992.

Klub terkenal itu selanjutnya menyediakan bibit bagi inti tim yang mendominasi sepak bola Inggris hingga puncaknya pada 1999 ketika United memenangi tiga kejuaraan, liga, piala liga dan Liga Champions.

"Saya tidak gugup," tegas Beckham dalam wawancara dengan saluran televisi Milan.

"Saya senang karena untuk pertamakalinya setelah tujuh tahun saya akan kembali ke Manchester dan melaju di lapangan. saya akan berjumpa dengan banyak teman dan semua orang yang mendukung saya selama bertahun-tahun," katanya.

"Jika saya main, saya tidak akan takut. Saya akan bersemangat. Saya bermain di stadion itu selama bertahun-tahun dan saya tahu apa artinya menjadi pemain Manchester United. Saya tahu apa artinya bagi lawan bermain di sana.

"Bermain di Old Trafford selalu sulit. Sulit untuk menang, terutama 2-0. Kami tahu kami harus meraihnya. Kami sadar akan fakta bahwa ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit, tetapi tidak ada yang tidak mungkin," katanya.

Popularitas Beckham bagi fans Manchester United bertahan lama, terbukti dengan lusinan dari mereka keluar untuk menyambut saat kedatangannya di bandara Manchester, Selasa, bersama dengan fotografer dan reporter yang tak terelakkan.

Kontribusinya yang kurang pada pertemuan pertama membuat bos lamanya, Sir Alex Ferguson, mempertanyakan taktik penilaian timpalannya di Milan, Leonardo. Sehari menjelang pertemuan kedua, pelatih asal Skotlandia itu menegaskan pandangannya bahwa Beckham lebih baik dikerahkan secara luas di kanan.

"Saya rasa kekuatan David adalah selalu pada silangannya, dan mengatur langkah tentu," kata Ferguson, "Itu tidak berubah, ini menjadi kekuatannya sepanjang karir.

"Akankah dia main besok? Katakan pada saya. Saya lihat saat ini sangat sulit untuk memilih tim mereka. Banyak ancaman dalam tim mereka tentu saja, tetapi kami tahu dengan baik mengenai David."

Hubungan Beckham dan Ferguson terkenal menjadi tegang menjelang kepergian pemain itu, dan satu ocehan manajer itu di ruang ganti meninggalkan luka yang membutuhkan jahitan di atas mata gelandang tersebut akibat sepatu melayang.

Beckham tidak bertahan lama di Old Trafford setelah itu, Ferguson sudah lelah dengan sirkus selebritas yang datang mengelilingi pemain yang mencetak 85 gol dalam 394 pertandingan baginya, di antaranya memenangi enam gelar Liga Premier dan Liga Champions 1999.

Perbuatan kasar waktu itu sekarang merisaukan dan Ferguson baru-baru ini mendukung permintaan mantan pemainnya itu untuk menjadi bagian dari tim Piala Dunia Inggris di Afrika Selatan pertengahan tahun ini, saat dia sudah melewati ulangtahunnya yang ke-35.

Beckham, selalu mengakui peran sentral Ferguson dalam membangun dirinya baik sebagai pemain maupun pribadi.

"Ia melindungi pemain-pemainnya, tetapi ia membuat saya mengerti ketika saya membuat kesalahan," katanya.(*un)

FIFA Coret Indonesia Sebagai Peserta "Bidding" Piala Dunia 2022

E-mail Cetak PDF

Jakarta (berita2.com): Federasi sepak bola dunia (FIFA) mencoret keikutsertaan Indonesia sebagai peserta "bidding" Piala Dunia (PD) 2022 akibat tidak memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan.

Sekjen PSSI Nugraha Besoes saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa(09/03) tidak mengelak jika Indonesia dicoret FIFA dalam keikutsertaannya pada bidding pelaksanaan olah raga terpopuler di dunia itu.

"Saya sudah mendengar informasi itu. Saat ini kami hanya menunggu sikap pasti dari FIFA saja," katanya saat dikonfirmasi.

Menurut dia, PSSI sebagai otoritas tertinggi sepak bola di Indonesia sudah berusaha semaksimal mungkin untuk meloloskan pada proses bidding Piala Dunia 2022.

Namun demikian, kata dia, ada beberapa persyaratan keikutsertaan bidding yang belum terpenuhi hingga batas yang ditetapkan FIFA berakhir. Sesuai dengan keputusan FIFA batas akhir pemenuhan persyaratan bidding adalah tanggal 9 Ferbruari 2010 lalu.

Indonesia dicoret menjadi peserta bidding Piala Dunia 2022 setelah tidak mendapatkan dukungan dan jaminan dari pemerintah. Padahal, dukungan dan jaminan dari pemerintah merupakan syarat yang harus terpenuhi.

Dukungan dari pemerintah yang dibutuhkan termasuk dukungan dari sembilan departemen itu di antaranya, Departemen Imigrasi, Perhubungan, Keuangan, Luar Negeri, Hukum dan HAM, Perhubungan, Kebudayaan dan Pariwisata, Komunikasi dan Informasi serta Departemen Pertahanan.

Pada tahapan bidding, Indonesia sudah masuk tahap 14 dari 19 tahap yang harus dijalani. Setelah megumpulan dukungan dari pemerintah yang seharusnya 9 Februari lalu, selanjutnya menuju assessment pada 14 Mei mendatang. Proses bidding selesai ketika FIFA memutuskan status tuan rumah pada Desember tahun ini.

Dalam bidding PD 2022, Indonesia seharusnya bersaing dengan 10 negera menyusul mundurnya Meksiko. 10 negara itu adalah Australia, Inggris, Belgia, Belanda, Korea, Jepang, Amerika Serikat, Rusia, Spanyol dan Portugal serta Qatar.(*ek)

Schumacher Siap Raih Gelar Kembali

E-mail Cetak PDF

Berlin, (berita2.com): Juara dunia tujuh kali, Michael Schumacher hari Senin(08/03) memperingatkan bahwa ia siap berjuang untuk meraih kesuksesan saat ia kembali ke Formula Satu bersama Mercedes GP akhir pekan ini.

Pembalap berusia 41 tahun itu menandatangani kontrak tiga tahun dengan perusahaan mobil Jerman itu sebelum Natal dan akan berusaha untuk meraih gelar juara dunia kedelapan kalinya yang dimulai pada Grand Prix Bahrain hari Minggu.

"Tentu saja, Ya," tulis Schumacher di lamannya ketika ditanya apakah apakah ia siap untuk berjuang merebut gelar itu.

"Untuk itulah saya berada di sini, dan saya yakin kami dapat memainkan peranan dalam perjuangan ini.

"Bila pada akhirnya kami menang akan menjadi masalah yang berbeda, seperti yang selalu tejadi di olahraga.

"Tetapi seluruh tim kami sangat termotivasi, demikian juga saya,"katanya.

Mercedes tahun lalu mengambil alih Brawn GP dan dengan juara dunia Jenson Button pindah ke McLaren, Schumacher akan balapan berdampingan dengan rekan satu timnya, Nico Rosberg.

Ia akan bergabung kembali dengan Bos Tim Mercedes, Ross Brawn, yang mengawasi ketujuh glar dunianya di Benetton dan Ferrari, dan Schumacher berharap mobil "the Mercedes Silver Arrow" akan menjadi kuncinya untuk merebut gelar dunia lagi.

"Orang-orang telah memenangi kedua gelar tahun lalu, dan sekarang, dengan Mercedes Power, mereka ingin mengulangi kberhasilan ini," kata Schumacher, yang mengundurkan diri tahun 2006.

"Kami semua ingin menang.

"Musim ini akan lama dan keras, itu tidak diragukan lagi, tetapi saya menyukai perjuangan ini -- karena perjuangan inilah saya kembali ke Formula Satu," katanya.

Tetapi, ia mengabaikan harapan-harapan akan keberhasilan secara cepat, seraya mengatakan, "Saya sudah katakan secara jelas sejak awal: Kami tidak harus - dan barangkali tidak akan - pada posisi untuk segera menang sejak start."(*ek)

Kendati Kalah Bayern Maju ke Perempat Final

E-mail Cetak PDF
Florence, Italia (berita2.com): Gebrakan Arjen Robben membawa Bayern Munich maju ke putaran perempat final kompetisi Liga Champions karena unggul selisih gol tandang, kendati Selasa malam kalah 2-3 dari Fiorentina pada laga (leg) kedua yang mendebarkan pada putaran 16 besar.
Pemain dari Belanda itu menyarangkan bola dari jarak sekitar 25 meter dengan bantuan angin pada menit ke-65, sehingga angka agregat menjadi 4-4 setelah tim juara Eropa empat kali itu memenangi pertandingan (leg) pertama 2-1.

Pemain Fiorentina Juan Manuel Vargas memanfaatkan umpan dari Hans-Joerg Butt ketika membuka gol pada menit ke-28 dan Stevan Jovetic membuat angka menjadi 2-0 untuk tuan rumah pada menit ke-54 sebelum penonton bergemuruh mengumandangkan kekecewaan mereka.

Mark van Bommel menyamakan kedudukan untuk Bayern pada menit ke- 60 sebelum Jovetic mencetak golnya yang kedua dan Robben menjadi penentu kemenangan agregat laga tandang beberapa waktu kemudian.

"Pertandingan amat keras, khususnya karena kondisi angka demi angka yang mendebarkan," kata pemain tengah Bayern Sebastian Schweinsteiger kepada Sky Italia.

"Kami berusaha bermain pendek dan bola terus berada di tanah. Pada akhir pertandingan dua kali ini kami tunjukkan bahwa kami yang lebih kuat," katanya.

Fiorentina mengalami nasib nahas terlebih ketika pada leg pertama gol akhir Miroslav Klose dinyatakan berasal dari posisi "offside" dan mereka mengutuk kegagalan mereka itu.

Namun Fiorentina mendapat kehormatan besar karena mengakhiri laju tidak terkalahkan Bayern dalam 18 laga, khususnya ketika mereka kelihatannya tidak akan lolos ke putaran berikutnya setelah penampilan buruk yang membawa mereka ke posisi tengah klasemen Seri A.

Tim tuan rumah, tidak diperkuat striker Romania Adrian Mutu

setelah gagal dalam pemeriksaan penggunaan obat terlarang serta Massimo Gobbi yang mendapat kartu merah pada laga leg pertama, mencoba mendikte lawan sejak peluit dibunyikan.

Hujan angin

Hujan dan angin keras membuat susah menguasai bola tetapi klub dari Italia itu unggul pertama kali ketika Marco Marchionni menembak tetapi ditahan Butt dan pemain sayap Peru Vargas berhasil menggetarkan jala gawang.

Bayern membangun serangan balik tetapi penjaga gawang Fiorentina

Sebastien Frey dengan sigap menjinakkan bola yang melayang keras dari kaki Robben enam menit kemudian.

Alberto Gilardino seharusnya dapat menambah gol Fiorentina pada menit ke-49 ketika ia melakukan tendangan keras ke arah Butt setelah sebelumnya dengan mengejutkan mengirim bola menggunakan tumitnya kepada Jovetic yang mencetak gol pertamanya.

Van Bommel menggebrak dari luar kotak penalti untuk menyamakan kedudukan ketika pertandingan berlangsung satu jam.

Jovetic menjadi pemain yang mencapai target empat menit kemudian setelah mendapat bola dari Gilardino tetapi hanya butuh waktu 72 detik bagi Robben untuk membalas gol pimpinan klasemen liga Jerman (Bundesliga) itu.

"Banyak hal yang membuat marah dan mengecewakan. Tapi malam ini kami tidak memberi ampun dan tampil dengan bagus. Hasil putaran pertama yang amat menyakitkan," kata Frey kepada Sky Italia.

"Bermain dalam kondisi seperti ini dengan angin kencang, amat berat. Tetapi gol Robben menyababkan semua jadi bagus," katanya seperti dikutip Reuters. (*)

Jadwal Leg Kedua 16 Besar Liga Champion Eropa

E-mail Cetak PDF

London, (berita2.com ): Berikut jadwal leg kedua babak sistem gugur pertama Liga Champion.

Pertandingan Selasa (9/3) Arsenal (1) v Porto (2), Fiorentina (1) v Bayern Munich (2)

Pertandingan Rabu (10/3) Manchester United (3) v AC Milan (2), Real Madrid (0) v Olympique Lyon (1)

Pertandingan 16 Maret Chelsea (1) v Inter Milan (2), Sevilla (1) v CSKA Moscow (1)

Pertandingan 17 Maret Barcelona (1) v VfB Stuttgart (1), Girondins Bordeaux (1) v Olympiakos Piraeus (0)

Halaman 1 dari 188

Berita Terkait