berita2.com (Jakarta): Menteri Perdagangan Australia Dr Craig Emerson berkunjung ke Jakarta minggu ini untuk mengadakan pembicaraan dengan Menteri Perdagangan RI Dr Mari Pangestu.
Ini adalah kunjungan pertama ke Indonesia oleh Dr Emerson sebagai Menteri Perdagangan yang bertepatan dengan persiapan Australia dan Indonesia untuk melakukan perundingan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA).
Perdana Menteri Julia Gillard dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meluncurkan proses CEPA pada November tahun lalu.
“Sebagai dua ekonomi terbesar di Asia tenggara, Australia dan Indonesia mempunyai kesempatan besar untuk memperkukuh dan memperluas hubungan ekonomi kita,” ujar Dr Emerson dalam siaran pera Kedutaan Besar Australia yang diterima berita2.com Minggu 17 April 2011.
“Ekonomi Indonesia, dengan penduduk 234 juta jiwa, berkembang pesat dan bisa mencapai posisi sepuluh besar dunia pada 2025.”
Selain perundingan CEPA, kedua Menteri akan membahas ratifikasi Indonesia tentang Perjanjian Perdagangan Bebas ASEAN-Australia-Selandia Baru (AANZFTA) dan Putaran Doha perundingan perdagangan multilateral.
Dr Emerson dan Dr Pangestu juga akan membahas finalisasi proyek percobaan yang dirancang untuk membantu Indonesia meningkatkan kinerja pembiakan sapi.
Indonesia adalah pasar terbesar keempat untuk ekspor pertanian Australia, setelah Jepang, Cina dan AS. Pada 2009-10, nilai perdagangan dua arah antara Australia dan Indonesia mencapai A$11,8 milyar.