berita2.com (Kupang, NTT): Jumlah kapal pesiar yang membawa wisatawan mancanegara ke wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur, khususnya ke Pulau Komodo, selama tiga bulan terakhir ini meningkat tajam dari 1-2 kapal menjadi 20-30 kapal.
Peningkatan kunjungan kapal pesiar ke Nusa Tenggara Timur itu, mulai terasa setelah diumumkannya binatang langkah Komodo masuk dalam salah satu finalis yang memperebutkan salah satu dari tujuh keajaiban dunia.
Demikian diungkapkan Kepala Bidang Promosi pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ubaldus Gogi, di Kupang, Kamis 31 maret 2011.
Dia mengemukakan hal itu berkaitan dengan dampak di sektor pariwisata yang dirasakan setelah keluar pengumuman dari New 7 Wonders Foundation pada 21 Juli 2009 yang menyatakan bahwa komodo masuk sebagai salah satu finalis dari 28 finalis.
Komodo berhak melanjutkan ke tahap final setelah menyisihkan kurang lebih 440 nominasi dari 220 negara. "Artinya, kalaupun terburuk, komodo tidak bisa lolos dalam memperebutkan posisi sebagai salah dari tujuh keajaiban dunia, tetapi kita sudah merasakan dampak positif dari nama komodo yang dijual ke dunia internasional," katanya.
Menurut dia, selama Februari hingga pertengahan Maret 2011, misalnya jumlah kapal pesiar yang membawa wisatawan ke NTT sudah sekitar 30 kapal dengan rata-rata membawa 300-450 wisatawan.
Para wisatawan ini kata dia, memang tidak berlama-lama di suatu daerah karena semua jadwal sudah ditentukan oleh agen perjalanan.
"Waktu mereka memang paling lama 6-8 jam di suatu daerah. Ini memang type wisatawan yang melakukan perjalanan dengan kapal pesiar," katanya.
Dia mengakui tidak banyak uang yang dibelanjakan di suatu daerah tujuan tetapi manfaat untuk pariwisata NTT sangat besar karena mereka akan menjadi media untuk promosi wisata NTT.
Itulah sebabnya, pihaknya selalu memberikan pemahaman kepada masyarakat agar selalu memberikan pelayanan terbaik kepada setiap wisatawan yang datang ke daerah ini. Para wisatawan yang umumnya sudah berusia tua ini merasa terkesan saat datang ke NTT, karena mereka akan menceritakan pengalaman mereka mengunjungi NTT kepada saudara, keluarga dan sahabat di negara mereka, katanya.
"Jika kesan yang diperoleh baik selama berada di NTT, maka akan mendorong lebih banyak wisatawan datang ke daerah ini," kata Gogi.
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya