berita2.com (Jakarta): Rupanya pengumpulan koin yang akan diserahkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono jika jumlahnya sudah mencapai Rp 64 juta akan sia-sia, karena SBY akan menolaknya. Lalu untuk apa uang itu?
"Ya terserah mereka buat apa. Presiden tidak menghendaki dan menginginkan," kata Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi kepada wartawan di Istana Negara, Selasa 1 Januari 2011.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono seperti didjelaskan tak berkenan dengan aksi pengumpulan koin di DPR yang lebih dikenal dengan Gerakan Koin untuk Presiden.
Gerakan Koin untuk Presiden sendiri merupakan sindiran atas pernyataan Presiden SBY yang mengaku sudah hampir 7 tahun tidak pernah naik gaji. Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi menyatakan, pengumpulan koin untuk Presiden sangatlah tidak pantas.
"Ya sangat tersinggung. Saya sangat tersinggung. Wong beliau sama sekali tak mengeluh. Saya kira kita semua punya perasaanlah ya. Ya saya kira kurang paslah," kata Sudi.
Sudi menyayangkan pihak-pihak yang salah menafsirkan pidato Presiden SBY perihal gaji. Meski menyatakan gajinya belum naik, namun maksud Presiden saat itu untuk memotivasi jajaran TNI/Polri agar bekerja dengan lebih baik lagi.
"Sebetulnya Pak SBY tidak pernah mengeluh untuk gajinya naik atau tidak dinaikkan. Justru dia memotivasi prajurit, berapa kali dulu diajukan kenaikan tapi beliau tidak mau. Jadi saya kira sudahlah tidak usah kita perpanjang lagi," tandas orang dekat SBY itu.