berita2.com (Makassar): Kota Makassar rusuh menyusul terjadi bentrokan antara mahasiswa dan polisi. Ratusan mahasiswa dari Universitas 45 dan Universitas Muslim Indonesia (UMI), perang batu dengan polisi yang hendak membubarkan aksi mereka.
Saling lempar batu antara mahasiswa dan polisi mulai terjadi sekitar pukul 13.00 Wita, Senin (18/10/2010). Mulanya, puluhan mahasiswa UMI menggelar unjuk rasa menolak kedatangan SBY di Makassar, Selasa (19/10/2010).
Mahasiswa demo dengan membakar ban dan menutup jalan depan kampusnya. Saat demo hendak dibubarkan oleh polisi dari Polrestabes Makassar, mahasiswa melawan. Mereka lalu melempari polisi dengan batu.
Karena jumlah polisi yang sedikit, mereka dipukul mundur oleh mahasiswa yang jumlahnya ratusan. Saat mundur dan melewati depan kampus Universitas 45, yang berdekatan dengan kampus UMI, polisi lagi-lagi dihujani batu.
Puluhan polisi melawan dengan ikut melempar batu. Berselang beberapa menit, polisi menembakkan berkali-kali peluru karet. 4 motor pemburu polisi juga beraksi untuk mendesak mahasiswa masuk kampus.
'Perang' mahasiswa dan polisi berlangsung kurang lebih 30 menit. Saat ini situasi mulai reda, karena polisi memilih mundur hingga flyover perempatan Jl Andi Pettarani dan Jl Urip Sumohardjo. Sementara mahasiswa masih berkumpul di depan kampusnya di Jl Urip Sumohardjo.
Saat perang batu terjadi beberapa mahasiswa langsung mengarah ke mobil ford Ranger double cabin milik polisi yang di parkir dekat kampus di Jl Urip Sumohardjo. Kaca mobil dirusak dan di lempar batu.
Selain mobil polisi, sejumlah mobil pengendara yang terjebak di lokasi bentrok, juga rusak akibat terkena lemparan batu. Ada yang kacanya pecah, adapula yang bodinya lecet terkena lemparan.