berita2.com (Jakarta): "SBY marah sama Ruhut," kata Ketua Fraksi PD, Jafar Hafsah kepada wartawan dalam acara buka puasa bersama jajaran pengurus PD di kediaman Ketua Umum PD, Anas Urbaningrum di Jakarta, Kamis (19/8/2010).
Politisi Partai Demokrat (PD), Ruhut Sitompoel mengusulkan agar Susilo Bambang Yudhoyono dipilih lagi sebagai presiden untuk periode ketiga, ternyata membuat Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat itu tidak berkenan.
Menurut Jafar, pimpinan FPD di DPR telah berkoordinasi dengan Ketua Umum PD untuk membahas pernyataan Ruhut. Nantinya, DPP PD akan memberi sanksi ke Ruhut. "Jadi Ruhut akan mendapatkan sanksi dari partai, bukan dari fraksi. Dalam waktu dekat sanksi itu akan diberikan ke Ruhut," papar Jafar.
Namun pengganti Anas Urbaningrum di kursi Ketua Fraksi PD itu tidak menyebut bentuk sanksinya. "Itu otoritas Ketua Umum," kilahnya. Ditegaskannya, pernyataan Ruhut itu itu meski bersifat pendapat pribadi namun telah menimbulkan gesekan. "Dampaknya memberikan resonansi (ada reaksi) tidak hanya kepada PD, melainkan juga kepada masyarakat luas," ucapnya.
Terkait hal itu, Jafar meminta seluruh anggota FPD dalam memberikan pernyataan harus lebih hati-hati, lebih cerdas dan terukur. "Apabila ada anggota fraksi yang akan mengutarakan pendapat tentang tata negara, sebaiknya konsultasikan juga ke pimpinan fraksi," pungkasnya.