Padang, (berita2.com): Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumatra Barat, meminta PLN memprioritaskan jaringan listrik tetap hidup di daerah yang terkena bencana gempa, supaya geliat masyarakat yang memulai usahanya tak terganggu.
"PLN diminta menyegerakan jaringan listrik hidup di daerah yang terkena bencana agar geliat ekonomi masyarakat kembali bangkit pascagempa," kata Ketua YLKI Sumbar, Dahnil Aswad di Padang, Senin.
Dahnil menyebutkan, di kawasan Siteba Padang Senin pagi listrik padam sehingga dikeluhkan kalangan masyarakat, karena menghalangi mereka menjalankan usahanya.
Dahnil mengharapkan jangan sampai ada pemadaman bergilir di daerah terkena bencana meliputi Kota Padang, Pesisir Selatan, Pariaman dan Padang Pariaman, Agam, Pasaman Barat.
Selain itu, hendaknya tak ada gangguan pada daerah-daerah rawan bencana dan mesti segera dibenahi bagi daerah yang belum normal jaringannya.
Kalaupun ada pemadaman , menurut Dahnil, maka hendaknya pemadaman bergilir diarahkan ke daerah yang tidak terkenak bencana gempa bumi.
Mulai normal
Sementara itu, Humas PLN Wilayah Sumbar, Asril Kalis ketika dikonfirmasi mengatakan, secara umum sistem listrik di wilayah Sumbar sudah kembali normal.
Asril Kalis menegaskan, tidak ada pemadaman bergilir di Padang dan daerah terkena bencana lainnya, meskipun masih ada rumah warga yang listriknya belum hidup karena masih ada jaringan terganggu.
Hingga kini masih dilakukan pemulihan jaringan listik yang rusak akibat guncangan gempa Rabu (30/10) lalu.
"Dalam pekan ini, semua jaringan yang masih terganggu ke rumah masyarakat bisa kembali normal. Kondisi jaringan PLN yang rusak menyebar sehingga bertahap terus dilakukan pemulihan," katanya.
Selain itu, imbau Asril, masyarakat yang masih terganggu jaringan listriknya agar memberikan informasi ke posko PLN atau melalui telepon ke 0751 27754.
"Pelanggan menyebar sehingga tak bisa terpantau dalam waktu cepat, maka peran serta masyarakat memberikan informasi sangat diharapkan," katanya.
Asril menyebutkan, khusus Kabupaten Agam, masih terdapat sebagian kecil pemukiman penduduk belum normal jaringan listriknya karena terkendala jalan belum baik.
Namun demikian, bagi daerah yang belum normal jaringan listik, PLN menyiagakan genset sebagai alat penerangan bagi masyarakat selama masa tanggap darurat.
"Kita berupaya secepatnya pemulihan semua jaringan listrik di pemukiman masyarakat sehingga ekonomi cepat pulih," katanya. (*SS)