Jakarta, (berita2.com): Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Erwin Aksa mendesak elite politik untuk segera menyelesaikan kasus Bank Century dan harus ada yang bertanggung jawab agar tidak menjadi pertanyaan masyarakat.
"Kasus Bank Century ini harus segera diselesaikan dengan cepat dan harus ada yang bertanggung jawab," kata Erwin Aksa kepada wartawan di Jakarta, Selasa(02/03).
Lebih lanjut Erwin menjelaskan, kasus Bank Century telah mengganggu perekonomian Indonesia.
Menurut Erwin, kasus ini telah menguras energi bangsa. Karena itu, tambahnya, HIPMI menginginkan kasus Century bisa diselesaikan dengan cepat sehingga bisa fokus membangun bangsa. Menurut Erwin masih banyak masalah bangsa yang mendesak untuk segera diselesaikan.
"HIPMI bukan partai politik tetapi HIPMI berada di mana-mana. Menurut saya masalahnya kita tak pernah bersatu. Kita terpecah belah," kata Erwin.
Menurut Erwin, ada pelajaran berharga dari dibukanya kasus Bank Century yakni pejabat publik harus berhati-hati dalam mengambil kebijakan publik.
"Kasus Bank Century ini bisa dibuka dan diikuti masyarakat makanya ke depan pejabat-pejabat publik harus berhati-hati," kata Erwin.
Sementara dalam Rakernas HIPMI kali ini, katanya, HIPMI mendorong keberpihakan pemerintah terhadap ekonomi masyarakat.
Keberpihakan itu, lanjut dia, bisa dengan kebijakan yang diambil bisa melalui keputusan presiden (keppres) atau Peraturan Pemerintah (PP).
"Misal dalam Keppres 80 tentang pengadaan barang dan jasa, bisa lebih mementingkan barang dan jasa dalam negeri," kata Erwin.(*ek)


















