Jakarta, (berita2.com): Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menyampaikan pidato kenegaraan menjelang peringatan Hari Antikorupsi Sedunia pada Rabu 9 Desember 2009.
Menurut agenda yang didistribusikan oleh Biro Pers dan Media Istana, Presiden Yudhoyono akan menyampaikan pidato tersebut pada Selasa (8/12) malam pukul 21.00 WIB di Istana Merdeka.
Presiden Yudhoyono dalam beberapa kesempatan berkali-kali menyampaikan kekhawatiran bahwa akan terjadi gerakan sosial bermotif politik pada peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia 9 Desember 2009.
Bahkan, Presiden mengaku sudah mengantungi informasi detil tentang siapa yang mendalangi dan sasaran dari gerakan tersebut.
Presiden pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat Minggu 6 Desember 2009 juga menyampaikan penilaiannya bahwa ada pihak tertentu yang ingin menggoyang dan bahkan menjatuhkannya dari kursi presiden.
Sejak memegang tampuk kepemimpinan sejak lima tahun lalu, ini adalah pertama kali Presiden menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka peringatan Hari Antikorupsi Sedunia.
Sejumlah LSM serta organisasi mahasiswa dan kepemudaan berencana melakukan aksi damai besar-besaran pada Rabu (9/12) yang bertepatan dengan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia.
Aksi damai yang akan dipusatkan di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, itu rencananya akan dihadiri oleh puluhan ribu orang.
Fungsionaris Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kori Kurniawan mengatakan, pihaknya bersama beberapa elemen masyarakat optimistis mampu mengerahkan puluhan ribu orang dalam aksi pada Hari Antikorupsi Sedunia 9 Desember.
Sedangkan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Arip Musthopa mengatakan, hingga Senin (7/12) petang, sekitar 27.000 orang terdaftar akan melakukan aksi pada Hari Antikorupsi Sedunia, Rabu (9/12), di Lapangan Monas, Jakarta.
"Mereka itu tergabung dalam 47 elemen yang bersedia berada bersama Gerakan Indonesia Bersih (GIB)," ungkap Arip selaku anggota Tim 15 Gerakan Indonesia Bersih.(*/wan)