berita2.com (Jakarta): Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono meminta kepada para pejabat di daerah untuk melakukan inventarisasi, inspeksi dan evaluasi terhadap sarana penghubung antar-wilayah yang di daerah masing-masing seperti jembatan.
Hal ini terkait dengan cuaca ekstrim yang masih akan berlangsung hingga Juni 2012 dan banyaknya kejadian jembatan putus dan menelan korban jiwa, terakhir terjadi di Kabupaten Bogor.
“Saya minta kepala daerah atau pejabat terkait di daerah untuk melakukan inventarisasi, inspeksi dan evaluasi terhadap sarana penguhubung yang ada di wilayahnya masing-masing,” kata Agung Laksono di Jakarta, Senin (20/2).
Menko Kesra juga menyampaikan keprihatinannya atas banyaknya kejadian jembatan putus dan menelan banyak korban jiwa tersebut.
Akhir-akhir ini telah terjadi beberapa kali jembatan putus, diantaranya yang terbesar jembatan Kutai Kerta Negara di Kalimantan Timur. Kemudian disusul beberapa kejadian di wilayah lainnya seperti yang terkahir terjadi di Kampung Ciwaru, Lebak, Banten dan Kampung Cibanteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kondisi jembatan di kampung tersebut memang tidak memadai dan sangat rawan, karena terbuat dari bambu dan tidak mampu menahan arus air yang pada saat tersebut cukup deras.
Untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang kembali di masa datang dan mencegah korban jiwa yang sia-sia, maka inventarisasi, inspeksi dan evaluasi terhadap sarana perhubung, baik jembatan permanen maupun non permanen mendesak untuk dilakukan.
Agung Laksono lebih lanjut menegaskan adalah tugas pemerintah untuk memfasilitasi warganya dengan sarana yang memadai. Jangan karena tidak tersedianya infrastruktur yang memadai, masyarakat kemudian memilih membangun jembatan yang secara konstruksi tidak aman dan mengancam jiwa mereka.
“Sekali lagi kami sangat mengharapkan Pemerintah Daerah untuk benar-benar melakukan inspeksi, inventarisasi dan evaluasi terhadap sarana penghubung yang ada di wilayahnya, sehingga tidak lagi memakan korban jiwa,” demikian Agung. (her)



















