berita2.com (Jakarta): Kedutaan Besar Australia di Jakarta menerima lebih dari 16.000 permohonan visa kunjungan selama jangka waktu tujuh minggu sebelum Lebaran.
Meski terjadi peningkatan jumlah warga Indonesia yang berkunjung ke Australia, dalam 98 persen kasus, Kedubes Australia memproses visa wisata dalam 5 hari dan visa bisnis dalam 3 hari.
Sementara itu, menurut data dinas imigrasi Kedubes Australia lebih dari sembilan dari sepuluh permohonan visa pengunjung yang diajukan di Jakarta dikabulkan.
Duta Besar Australia untuk Indonesia, Greg Moriarty, menyambut baik peningkatan jumlah warga Indonesian yang berkunjung ke Australia.
“Lebaran adalah suatu waktu yang khusus bagi seluruh warga Indonesia dan kami bangga dapat memenuhi peningkatan permintaan dari warga Indonesia untuk berkunjung ke Australia,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima berita2.com 2 September 2011.
“Jumlah warga Indonesia yang mengajukan permohonan visa ke Australia meningkat 10 persen sejak satu tahun yang lampau dan 22 persen dibandingkan dua tahun sebelumnya.”
“Saya sangat gembira untuk memberi tahu bahwa tahun ini kami sudah menerima lebih dari 58.000 permohonan visa kunjungan Indonesia,” tutur Dubes Moriarty.
Peningkatan jumlah warga Indonesia yang berkunjung ke Australia mencerminkan pertumbuhan pariwisata antar ke dua negara.
Sekitar 123.890 warga Indonesia berkunjung ke Australia pada 2010, meningkat sekitar 14 persen dibandingkan pada 2009.
Tahun lalu, sekitar 740.000 warga Australia berkunjung ke Indonesia, membuat Indonesia sebagai tujuan terbesar kedua pelancong Australia.