berita2.com. (Madiun, Jawa Timur): Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Madiun, Jawa Timur, merintis mobil Esemka berbahan bakar minyak dari limbah plastik. Uji coba ini hasil kolaborasi SMK Negeri 1 yang merakit mini truk Esemka, dengan SMK Negeri 3 yang membuat bahan bakar minyak (BBM) dari limbah plastik.
Uji coba tersebut dilakukan di halaman Balai Kota Madiun, Jumat (03/02/2012). Bahkan Walikota Madiun, Bambang Irianto, sempat mengemudikan mobil Esemka jenis mini truk rakitan siswa. Setelah itu, dua unit mini truk Esemka 1.5i bermesin 1.500 cc dengan sistem pembakaran injeksi atau Injection Control Unit (ICU) tersebut, dipamerkan keliling kota.
"Kita harus bangga dengan inovasi siswa SMK kota Madiun.Memang sudah banyak SMK yang sudah merakit mobil Esemka. Namun hanya SMK di kota Madiun yang bisa merubah limbah plastik menjadi BBM. Termasuk untuk mobil Esemka", kata Bambang kepada wartawan usai mencoba mini truk Esemka.
Kepala SMK Negeri 3 Kota Madiun, Sulaksono Tavip Rijanto, mengatakan, setelah dikembangkan, BBM dari limbah plastik ini sudah bisa digunakan untuk kendaraan bermotor. Dirinya mengakui, memang kwalitasnya masih dibawah premium dan pertamax. Tapi nantinya akan disempurnakan dengan serangkaian dan uji coba.
"Memang kualitasnya masih dibawah premium dan pertamax, tapi nanti akan kami sempurnakan terus", terang Sulaksana.
Masih menurut Kasek, nilai oktan BBM dari limbah plastik ini masih sekitar 84-85 prosen. Sedangkan nilai oktan premium 87-88 prosen dan pertamax rata rata 91-92 prosen. Karena semakin tinggi nilai oktan BBM, maka semakin bagus kualitasnya. Bilangan oktan adalah angka yang menunjukkan seberapa besar tekanan yang bisa diberikan sebelum bensin terbakar secara spontan.
Sementara Kepala SMK Negeri 1 Kota Madiun, Sigit Dewantoro, mengatakan, BBM dari limbah plastik sudah bisa digunakan pada mini truk Esemka rakitan siswanya. Namun rpm-nya (rotation per minute) naik turun. Dirinya berharap, SMK Negeri 3 Kota Madiun yang spesifik di bidang kimia, terus menyempurnakan BBM limbah plastik. (dib).
Umum
Mobil berbahan bakar plastik diciptakan oleh SMK Madiun
Hizbut Tahrir Indonesia melihat ada kepentingan asing di balik pembatasan BBM
berita2.com. (Madiun, Jawa Timur): Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) melihat ada kepentingan asing di balik rencana pembatasan bahan bakar minyak (BBM) yang akan diberlakukan pemerintah mulai 1 April 2012 mendatang. Hal ini diungkapkan HTI dalam aksi demo di depan Alun Alun kota Madiun, Jawa Timur, Selasa sore (24/01/2012).
"Kebijakan pembatasan BBM ini agenda titipan kaum liberal untuk masuk ke Indonesia", kata ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HTI kota Madiun, Muhammad Khoiruddin Al Anshor.
Dengan larangan konsumsi BBM jenis premium untuk mobil pribadi dan dialihkan ke pertamax, menurutnya akan semakin membuka peluang perusahaan asing untuk bercokol di Indonesia. Saat ini beberapa perusahaan minyak asing sudah membuka SPBU di kota – kota besar seperti Shell, Petronas, dan Total.
Hal yang sama dikatakan aktivis HTI lainnya, Arifin, saat melakukan orasi. Menurutnya, pembatasan BBM memberatkan masyarakat. Selain itu, alasannya terkesan dibuat-buat untuk mmenuhi arahan pihak asing atau IMF. Masih menurut Arifin, sumber daya minyak Indonesia yang melimpah selayaknya diperuntukkan masyarakat. Tapi yang bakal terjadi, justru sebaliknya. Masyarakat membeli dengan harga yang tinggi.
HTI juga menilai kebijakan alasan pengurangan subsidi yang berdampak pada pembatasan BBM itu bertolak belakang dengan kebijakan anggaran pemerintah dan DPR yang boros. Karena sebenarnya, pemborosan justru dilakukan anggota dewan dan para pemimpin negeri.
Selain itu, dalam orasi yang lakukan hingga pukul 16.00 Wib, HTI mengkritik kebijakan anggaran pembelian peralatan ruang rapat Badan Anggaran (Banggar) DPR, perbaikan beberapa istana negara, dana untuk PSSI, dan sebagainya.
Alasan bahwa subsidi BBM adalah pemborosan merupakan alasan yang tidak masuk akal. Lebih jauh HTI memandang masih banyak kebutuhan lain yang lebih penting. (dib).
Sambut kedatangan Presiden, Parade Nusantara tuntut pengesahan RUU Desa
berita2.com. (Madiun, Jawa Timur): Sekitar lima ribu massa dari Parade Nusantara melakukan aksi konvoi keliling wilayah kabupaten Madiun, Ngawi serta Magetan, Jawa Timur, Kamis siang (12/01/2012). Aksi ini dilakukan bersamaan dengan kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudoyono, yang mendarat di Pangkalan Udara (Lanud) Iswahyudi Madiun, dari kunjungannya di Malang. Seterusnya, dari Iswahyudi, presiden menuju Pacitan dengan menggunakan jalan darat.
Dalam aksi tersebut, ribuan anggota Parade Nusantara menggenakan pakaian serba hitam. Sebelum melakukan konvoi, massa berkumpul di desa Tiron, Kecamatan/Kabupaten Madiun Jawa Timur, sambil menunggu berkumpulnya seluruh anggota. Setelah seluruh anggota berkumpul, dengan menggunakan roda dua dan empat, massa berkonvoi dengan rute Nglames-Caruban-Moneng, dan dilanjutkan ke Ngawi melalui Karangjati. Konvoi ribuan massa ini, berakhir di dekat Lanud Iswahyudi, dimana presiden mendarat.
Sementara itu, sekretaris Parade Nusantara, Dimyati Dahlan, kepada wartawan mengatakan, aksi ini dilakukan untuk mendesak pemerintah agar segera mengesahkan RUU Desa. Dimana dalam RUU tersebut diatur besaran anggaran untuk desa sebesar 10 prosen dari APBN.
"Jika desa mendapatkan anggaran 10 persen dari APBN atau Rp 1 miliar tiap desa, maka desa bisa melakukan pembangunan yang maksimal", terang Dimyati kepada wartawan.
Disisi lain, Akibat dari aksi konvoi Parade Nusantara yang dikawal sekitar 400 anggota kepolisian ini, jalan raya Madiun-Surabaya nyaris macet total. Pasalnya, panjang iring iringan konvoi, mencapai 500 meter lebih. (dib).
Meski Aceh gempa, Presiden tetap dijadwalkan berkunjung ke Pacitan
berita2.com. (Madiun, Jawa Timur): Meskipun Serambi Mekah (Nangroe Aceh Darussalam/NAD) sedang dilanda gempa Rabu dini hari, 11 Januari 2012, Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), tetap dijadwalkan melakukan kunjungan ke kampung halamannya di Pacitan Jawa Timur.
Menurut Kasi Penerangan Korem 081 Dirotsaha Jaya (DSJ) Madiun, Mayor (Arm) Iman Duhri, sampai hari ini belum ada perubahan jadwal. Agenda resminya mengunjungi Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di kampung halamannya, Pacitan Jawa Timur.
"Sampai saat ini tidak ada perubahan jadwal. Presiden tetap berkunjung ke Pacitan. Kalau agenda resminya, mengunjungi KRPL di desa Krayen, Jumat 13 Januari", terang Mayor (Arm) Iman kepada wartawan, Rabo (11/01/2012).
Rencananya, setelah dari Malang, rombongan Presiden bersama ibu negara, Ani Yudhoyono, dijadwalkan terbang dari Pangkalan Udara (Lanud) Abdurahman Saleh, Malang, menuju di Lanud Iswahjudi Madiun pada Kamis siang, 12 Januari 2012. Dari Lanud Iswahjudi, direncanakan melalui jalur darat menuju ke Pacitan.
Sementara itu, walau Presiden mendarat di Iswahyudi hari Kamis, namun petugas keamanan gabungan dari unsur TNI dan Polri, sudah tampak siaga di Madiun. Karena Madiun, bakal dilalui rombongan Presiden dari Iswahyudi menuju Pacitan.
Jumlah personil keamanan yang dikerahkan untuk mengamankan rute perjalanan darat Presiden, sekitar tiga ribu. Mulai dari unsur Korem 081/DSJ Madiun, Kodim setempat, Polres, TNI-AU, Brimob, Batalyon Infanteri (Yonif) 500/Raider Kodam V/Brawijaya, Yonif Lintas Udara (Linud) 501/Bajra Yudha (BY) Madiun serta unsur pengamanan lainnya.
"Tugas pokok kami mengamankan rute yang dilalui RI-1 beserta rombongan mulai dari Lanud Iswahyudi hingga ke Pacitan",pungkas Iman. (dib).
Mobil rombongan Presiden SBY kecelakaan
berita2.com (Malang, Jawa Timur): Salah satu mobil rombongan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengalami kecelakaan di Jl S Parman, Malang, Jawa Timur, Rabu 11 Januari 2011.
Kecelakaan yang melibatkan sedikitnya dua mobil rombangan Presiden itu terjadi sekira pukul 12.00 WIB, Rabu (11/1/2012). Iring-iringan mobil Presiden itu berangkat dari Bandara Abdurrahman Saleh, Kabupaten Malang, untuk menghadiri Muktamar XI Jam'iyah Ahlith Thariqah Al Mu'tabarah An Nahdliyah, di Ponpes Al Munawwariyah, Kabupaten Malang.
Sebuah mobil mengalami mogok, lalu ditabrak dari belakang oleh mobil lainnya di yang melaju kencang. Kendarti dua kendaraan itu ringsek, namun tidak ada korban luka atau atau cidera lainnya. Iring-iringan lainnya tetap melanjutkan perjalanan, termasuk mobil yang ditumpangi Presiden.
Presiden SBY menuju ke Ponpes Al Munawariyah, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang untuk membuka Muktamar ke-XI Jamiyatul Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabarah An-Nahdliyah.
Dari jadwal acaranya diketaahui, rombongan Presiden menginap di Malang dan keesokan harinya, pada Kamis (12/1/2012), bertolak ke Madiun dari Bandara Abdurrahman Saleh, Malang, kemudian mendarat di Lanud Iswahjudi, Madiun. Dari Madiun, rombongan Presiden akan ke Pacitan menggunakan jalur darat. Di Pacitan, Presiden akan mengunjungi kampung halamannya sekaligus menemui para pengrajin batik. Presiden kembali ke Madiun dan terbang ke Jakarta lewat Lanud Iswahjudi, sore harinya.
Artikel Lain...
Halaman 1 dari 224































