berita2.com (Jakarta): Kehidupan demokrasi Indonesia akan terus mengalami dinamika, namun hal tersebut tidak perlu dicemaskan.
"Biarkan mengalir, yang penting semua menjaga etika, semua memahami ada kepentingan bangsa, kepentingan yang lebih besar. Dengan demikian tidak mengorbankan kepentingan bersama yang lebih besar ini," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam sambutan awal sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Kamis 31 Maret 2011.
SBY memahami gejolak politik dewasa ini. SBY berpesan agar jajaran kabinet tetap memprioritaskan pekerjaan pada program kerja yang menjadi sasaran pemerintah. "Boleh politik dinamis, tetapi semua pekerjaan bisa kita lakukan dan sasaran-sasaran yang telah kita tetapkan bisa kita capai," Presiden mengingatkan.
Dalam pekan ini, Presiden SBY telah banyak menjawab pertanyaan dalam bentuk wawancara, baik dari media dalam maupun luar negeri, tentang banyak hal. "Agar masyarakat internasional, termasuk masyarakat dalam negeri mendapatkan penjelasan yang lebih utuh dan lebih konkret. Dengan demikian rakyat juga bisa lebih tahu lagi apa yang telah dicapai oleh pemerintahnya, termasuk yang belum tercapai yang sekarang sedang diusahakan dengan sungguh-sungguh," SBY menandaskan.