berita2.com (Atambua, NTT): Penggulingan presiden adalah perbuatan makar. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan hal ini ketika ditanya pendapatnya tentang isu adanya kampanye penggulingan.
Hal ini disampaikan Presiden dalam wawancara khusus dengan stasiun televisi SCTV di halaman kompleks Batalyon Infanteri (Yonif) 744/SYB, Atambua, Kabupaten Belu, NTT, Jumat (11/2) pagi.
"Saya tidak melihat langsung. Namun kalau betul yang bersangkutan itu bersama dengan yang lain ingin menggulingkan kekuasaan dengan kudeta dan mengajak jenderal, di negara manapun hal ini adalah makar," kata SBY seperti dikutip situs presidenri. Menurut Presiden, makar adalah kejahatan, apalagi sampai mengajak jenderal.
Terkait hal ini, Presiden mengatakan tidak akan banyak berkomentar. "Saya hanya melakukan apa yang harus saya lakukan, sesuai dengan konstitusi, untuk masa depan negara," kata Presiden. "Saya tidak takut gertakan," SBY menegaskan.