berita2.com (Jakarta): Siapa pun bisa menangkap signal yang dipancarkan Partai Golkar bahwa Aburizal Bakrie (Ical) sebagai capres 2014 merupakan persiapan untuk menggantikan SBY jika terjadi sesuatu di tengah jalan.
Mengapa signal itu begitu kencang dipancarkan terus menerus oleh kader Golkar? Ya tentu saja untuk memberikan jawaban kepada masyarakat atas pertanyaan jika SBY jatuh di tengah jalan siapa yang menggantikannya.
Coba perhatikan pernyataan-pernyataan mereka. Ketua Partai Golkar (PG) Sulawesi Utara (Sulut), Stefanus Vreeke Runtu, mendukung sepenuhnya Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PG Aburizal Bakrie sebagai Presiden Republik Indonesia periode 2014-2019. "Ketua DPP PG Aburizal Bakrie memang yang paling layak diusung sebagai calon presiden. PG Sulut siap berada di depan untuk mengawalnya, dan menang Pemilu (pemiihan umum, red)," ujarnya seperti dilansir Manado Post, Sabtu (16/10).
Dia menegaskan pencalonan Ical, sapaan akrab Bakrie, merupakan harga mati bagi seluruh kader PG, sekaligus harga diri PG. Oleh karena itu, seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PG tingkat kabupaten dan kota di Sulut harus bekerja dan berjuang seoptimal, serta semaksimal mungkin, demi mewujudkan tujuan partai itu. "Yang tidak bekerja akan dievaluasi dan pasti dijatuhi sanksi sesuai aturan organisasi," kata Stefanus Vreeke.
Sebelumnya, PG jelas-jelas menyatakan telah memasang kuda-kuda suksesi pimpinan tertinggi Indonesia dengan mengusung Wacana pencalonan Ical. Ketua DPP PG Firman Subagyo, jelang Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I PG, 18-20 Oktober. Dia menyatakan Ical layak jadi calon presiden.
Dukungan pun mulai berdatangan, termasuk dari Ketua PG Jawa Timur, Martono. Dukungan itu dinyatakan langsung kepada pers dalam jumpa pers di Hotel Sheraton, Surabaya, Jumat (15/10/20210), Dalam pertemuan dengan wartawan, Martono mengatakan bahwa Golkar Jatim siap merebut istana dan memenangi Pemilu 2014. "Untuk itu, kirab sepeda dimulai dari Surabaya, dan akan berakhir di Istana," tegasnya.
Bahkan hasil survei pun dijadikan alat untuk membuat SBY terpuruk, Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso optimistis Partai Golkar bisa menggeser Partai Demokrat pada Pemilu 2014 mendatang. "Saya nilai, hasil survei LSI itu sesuai dengan target kita. Saya optimis, Golkar mampu menggeser Partai Demokrat dan menjadi pemenang pemilu.
Menurut Priyo, hasil survei LSI itu akan dijadikan momentum untuk menguatkan konsolidasi partai dan memperkuat infrastruktur partai dari tingkat pusat hingga kecamatan.
"Hasil survei LSI tersebut menjadi momentum untuk menguatkan dan menggerakan lebih maksimal seluruh infrastruktur mesin partai. Sebab Partai Golkar bermimpi menjadi pemenang pemilu 2014. Boleh dong Golkar bermimpi sebagaimana Demokrat, PDI Perjuangan bahkan PAN," kata Wakil Ketua DPR itu.
Ia menyadari pemilu 2014 masih jauh. Namun Golkar akan bekerja cepat menyerap aspirasi rakyat. Bagaimana hasilnya akan diserahkan kepada masyarakat. Ketua DPP Partai Golkar Agun Gunanjar juga meyakini Partai Golkar akan memenangi Pemilu 2014. "Saya bisa meyakini itu. Golkar akan kembali menjadi pemenang," kata Agun.
Ia menambahkan, keyakinan tersebut bisa dilihat dari beberapa indikator. Indikator pertama, kata anggota Komisi II DPR itu, adalah kinerja pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono sekarang ini tidak lebih bagus ketika Yudhoyono berpasangan dengan Jusuf Kalla.