Jakarta, (berita2.com): Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar Chaeruman Harahap mengatakan, rapat paripurna DPR Senin (2/3) telah kecolongan dengan adanya penyerahan sesuatu yang diterima oleh Ketua DPR Marzuki Alie dan selanjutnya bukti tambahan itu harus ditolak.
"Dalam tapat paripurna kita kemarin, kita kecolongan karena adanya seseorang yang menyerahkan sesuatu. Siapa itu dan apa itu ?," kata anggota dewan FPG Chaeruman Harahap dalam interupsinya saat sidang paripurna DPR RI di Senayan Jakarta, Rabu(03/03).
Menurut Chaeruman, apa yang terjadi saat itu juga tidak diagendakan sehingga ia mempertanyakan mengapa pimpinan sidang menerimanya.
"Yang diserahkan itu apa ?. Ini tidak diagendakan, jadi tidak perlu dicatat," kata Chaeruman.
Selain itu Chaeruman juga meminta tidak perlu adanya pembacaan pemandangan fraksi lagi karena pandangan itu sudah dibacakan di tingkat pansus.
Hal yang sama juga diusulkan Ketua Fraksi PPP Romahurmuzy yang juga meminta tidak perlu ada penyampaian pemandangan tersebut.
Ia meminta agar rapat paripurna segera memasuki agenda pengambilan keputusan.(*ek)


















