Ambon, (berita2.com): Ketua DPR RI Marzuki Alie menyampaikan ucapan terima kasih bagi rakyat Maluku dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang senang karena pelaksanaan pemilihan presiden (pilpres) di daerah itu berlangsung aman, damai, lancar dan demokratis.
"Saya menyempatkan diri berdialog dengan Kepala Negara di Jakarta hingga Kamis (8/10) dinihari, sekitar pukul 00:15 WIB, beliau meminta menyampaikan salamnya dengan harapan kehidupan demokrasi di Maluku tetap berkembang baik," katanya di Ambon, Jumat.
Marzuki yang berkunjung ke Ambon untuk meyaksikan Ambon Jazz Plus Festival (AJPF) itu mengatakan, Presiden Yudhoyono yang menang di Maluku saat Pilpres 9 Juli 2009 juga menyerukan kepada semua komponen bangsa di daerah itu untuk bersatu kembali mendorong percepatan pembangunan.
"Menang atau kalah dalam demokrasi itu biasa, hanya saja setelah `pesta` politik itu telah selesai, maka harus bersatu untuk membangun bangsa Indonesia dan Maluku secara khusus yang dicintai," ujar Marzuki mengutip pesan Presiden Yudhoyono.
Marzuki yang juga Sekjen DPP Partai Demokrat itu meminta dukungan dan doa masyarakat Maluku agar dia bisa mengemban tugasnya sebagai Ketua DPR periode 2009-2014 sebagai mitra kerja pemerintah dengan baik.
"Saya memang berasal dari Partai Demokrat, hanya saja setelah dipercaya sebagai pimpinan DPR, maka harus mengemban tanggung jawab sesuai tugas dan fungsi demi peningkatan kesejahteraan rakyat," katanya.
Marzuki menyadari, tanggung jawab yang diembannya sangatlah berat karena harus memulihkan citra DPR yang selama ini dinilai merupakan dunia penuh gemerlapan, abu-abu, tak peduli dengan rakyat dan hanya cari popularitas.
"Saya telah mengajak teman-teman agar kita luruskan citra kurang baik itu dengan melaksanakan tugas dan fungsi baik sehingga bisa berbuat sesuatu bagi bangsa dan negara, teristimewa masyarakat di daerah tertinggal yang hidup di bawah garis kemiskinan," ujarnya.
Marzuki bertekad melalui kewenangan yang diemban sebagai wakil rakyat akan mendorong pemerintah untuk memperhatikan pembangunan pada kawasan Timur Indonesia yang sebenarnya memiliki potensi sumberdaya alam bernilai ekonomis.
"Harus dibangun infrastruktur dan pengadaan armada laut, darat dan udara yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi karena memungkinkan potensi sumber daya alam itu dikelola optimal," katanya.
Dia menilai kementerian percepatan daerah tertinggal belum optimal mengemban tugasnya dalam memacu pembangunan di daerah tertinggal seperti Maluku.
"Jangan uang dari kementerian percepatan daerah tertinggal, tapi bagaimana mampu menyakinkan DPR dan departeman atau badan yang kompeten untuk mengalokasikan dana sesuai kebutuhan daerah berdasarkan kemampuan anggaran negara," ujar Marzuki yang disambut tepuk tangan peserta pertemuan.
Dia berjanji menjadi fasilitator bagi pengajuan berbagai program pembangunan Maluku dengan mendorong rekan - rekan Legislator untuk memperjuangkan apa sesungguhnya yang dibutuhkan daerah ini paska konflik sosial sejak 1999.
"Saya menempatkan anggota DPR asal Maluku, Sonny Waplau di komisi V yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur dan anggota panitia anggaran DPR dengan tujuan memperjuangkan apa yang dibutuhkan daerah ini," kata Marzuki dengan mendapat tepuk tangan semakin meriah.
Dia pun menjamin Fraksi Demokrat DPRD Maluku akan mendukung berbagai program strategis Pemprov Maluku yang diajukan Gubernur Karel Albert Ralahalu nantinya.
"Pak Gubernur dan Wagub Said Assagaff kan diusung Partai Demokrat sehingga berhasil terpilih pada pilkada pada 2008, makanya harus tetap didukung karena dinilai mampu merealisasikan berbagai program pembangunan strategis," ujar Marzuki Alie. (*SS)


















