Jakarta, (berita2.com) : Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan sejumlah tokoh berkumpul pada Jumat siang ini di sebuah hotel di Jakarta untuk menjadi pembicara dalam sebuah seminar tentang kasus Bank Century.
Selain Jusuf Kalla yang akan menjadi pembicara kunci pada seminar bertajuk "Saatnya Hati Nurani yang Bicara" itu, hadir juga Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat Wiranto, Ketua Fraksi PDI-Perjuangan Tjahjo Kumolo, Ketua Muhamadiyah Din Syamsuddin dan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD.
Pada seminar tersebut, Jusuf Kalla dijadwalkan berbicara dengan tema "praktik tata kelola pemerintahan", Kwik Kian Gie membawakan makalah bertema "pengelolaan negara dan maraknya KKN", Din Syamsuddin membawakan tema "mengatasi degradasi moral bangsa" dan sedangkan Mahfud MD berbicara soal "ketidakpastian hukum dan tata kelola pemerintah yang kehilangan arah".
Ditemui sebelum seminar, Wiranto mengatakan, untuk berbicara tentang kasus Bank Century memerlukan diskusi dan waktu panjang.
"Mengkritisi pemerintah yang berotoritas harus ada kekuatan penyeimbang," ujar Wiranto.
Selain tokoh-tokoh tersebut, hadir pula Sutiyoso, Adnan Buyung Nasution, Yudi Latif, dan Yuddy Chrisnandi.
Sebelumnya, adit investigasi BPK tentang Bank Century yang telah diberikan kepada DPR menyebutkan, pengambilan keputusan KSSK untuk menyelamatkan Bank Century didasarkan pada kondisi bank yang tidak lengkap dan mutakhir, serta tidak berdasarkan pada kriteria yang terukur.
BPK juga menemukan sembilan temuan terkait kasus Bank Century. Beberapa di antaranya adalah dugaan penyimpangan tindak pidana perbankan, tindak pidana korupsi, penyimpangan administrasi dan prosedur, serta pencucian uang, hingga merugikan negara sampai Rp6,7 triliun.
Pengungkapan kasus ini paralel dilakukan dengan pemanggilan sejumlah pihak terkait kasus tersebut oleh Pansus Angket Kasus Bank Century DPR.(*un)


















