Jakarta, (berita2.com) : Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Hadi Purnomo, menegaskan seluruh sumber untuk melakukan audit Bank Century berasal dari Bank Indonesia (BI).
"Sumber lakukan audit Bank Century dari BI," katanya seusai menghadiri acara pelantikan Wakil Jaksa Agung (Waja) yang baru, Darmono, di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Rabu (23/12).
Sebelumnya, mantan gubernur Bank Indonesia Boediono megatakan bahwa ia memiliki pandangan lain terhadap hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), bukan berarti tidak percaya. Ketua BPK menyatakan dari data BI diketahui tidak ada bank yang menerima FPJP (Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek) dengan rasio kecukupan modal (CAR) di bawah delapan persen.
"Data milik BPK tidak ada CAR di bawah delapan persen (terkait Bank Century yang hanya memiliki sekitar 3,25 persen pada per-September 2008)," katanya.
Ia menegaskan apa yang disampaikan ke Pansus Bank Century itu, sesuai dengan fakta dan bukti yang ada.
"Laporan investigasi ini fakta dan bukti," katanya.
Dalam Pansus Hak Angket Bank Century, Boediono menyatakan suatu lembaga dimana pun tidak memiliki kebenaran yang mutlak dan perlu ada perbandingan pandangan dari lembaga lain. Wakil Presiden yang sebelumnya menjabat gubernur Bank Indonesia (BI) ini juga mengatakan bahwa keputusan menyelamatkan Bank Century adalah keputusan benar dan dapat dipertanggungjawabkan di dunia dan akhirat.
Ketika ditanya tentang bangkrutnya Bank Century apakah akibat jeleknya pengelelolaan atau dari krisis ekonomi global, Boediono menjawab: "Dari dua-duanya." Boediono mengakui bahwa Bank Century adalah bank yang lemah akibat "mismanagement" ditambah oleh adanya krisis ekonomi global yang dapat mengakibatkan sistemik bagi perbankan nasional.
Mantan gubernur BI ini juga menjelaskan tentang Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek (FPJP) adalah instrumen untuk menghadapi situasi darurat saat terjadi krisis, harus `fleksible` dan responsif terhadap perubahan situasi.
"Apalagi saat itu likuiditas mengering. Interbank macet, instrumen harus disesuaikan dengan apa yang terjadi pada saat itu sehigga tidak terjadi bank-bank kolaps," katanya.(*un)


















