berita2.com (Bojonegoro, Jawa Timur): Meski terbilang cukup jauh dari pusat kota kabupaten, namun Lembaga Pendidikan MTs dan SMA Darul Ulum, Nglumber, Kepohbaru, Bojonegoro, Jatim, ini tak mau kalah dengan sekolah-sekolah yang berada di perkotaan. Ya, MTs dan SMA yang bernaung di bawah Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif NU ini telah membuktikan dirinya sebagai bagian dari lembaga pendidikan yang berbasis agama namun berwawasan global alias tidak gaptek (gagap teknologi).Terbukti, beberapa metode pembelajaran modern yang diterapkan, semisal Contextual Teaching and Learning (CTL) yakni, suatu proses belajar yang holistik (menyeluruh) bertujuan membantu peserta didik untuk memahami makna materi yang dipelajari dengan mengkaitkan materi tersebut dengan konteks kehidupan sehari-hari peserta didik, yaitu konteks pribadi, sosial dan kultural.
Tak hanya itu saja, metode pembelajaran Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dan sistem Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, Menyenangkan dan Islami (PAIKEMI) juga diterapkan dilingkungan sekolah yang sangat kental dengan nuansa NU-nya ini.
"Kami juga membiasakan agar peserta didik disiplin berdo'a bersama sebelum dan sesudah belajar. Selain itu, peserta didik juga arahkan agar membiasakan diri mengerjakan sholat dluha," ujar Abd. Rozak, Kasek SMA yang ditemui di ruangannya (24/01/2012)
Lebih lanjut Rozak menambahkan, peserta didiknya juga dibiasakan dengan sholat dluhur, tahlil dan istighosah secara berjamaah. Menurutnya, hal itu diterapkan tak lebih adalah agar peserta didiknya menguasai IPTEK dan IMTAQ menuju prestasi belajar serta terbentuknya pribadi luhur sesuai ajaran Ahlussunah Wal Jama'ah.
Guna menunjang kegiatan pembelajaran, sejumlah fasilitas mulai dari gedung sekolah hingga sarana laboratorium dan area hotspot-pun terpasang di lingkungan sekolah yang terlihat prestisius ini. Bahkan, demi kualitas pembelajaran dan kenyamanan peserta didik, setiap ruang kelas yang ada, juga sudah dilengkapi dengan proyektor.
Tak heran, meski baru berdiri tahun 1994 seabreg prestasi sudah berhasil diraih oleh para peserta didik lembaga pendidikan ini. Sebut saja diantaranya, juara l lomba bahasa inggris tingkat Jatim, juara ll parade drum band se Kabupaten Bojonegoro, juara ll kegiatan kepramukaan se-eks Karesidenan Bojonegoro di Lamongan, serta sejumlah prestasi kegiatan ekstra kurikuler lainnya.
Dan untuk memenuhi animo peserta didik yang tiap tahun makin meningkat, saat ini pembangunan fasilitas dan rehab gedung dengan menggunakan dana dari APBN-P dan MEDP masih tampak dikerjakan secara maraton oleh pihak pengurus sekolah. "Ya, semoga fasilitas yang dibangun bisa menjadi penunjang keberhasilan pembelajaran di lembaga pendidikan ini sesuai visi dan misi kami," harap Rozak. (saiq)


















