berita2.com (Surabaya, Jawa Timur): Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan Hochshule Wismar di Jerman meresmikan pembukaan Marine Engineering, program studi bersama Indonesia-Jerman. Ini merupakan program studi strata satu (S1) yang dikembangkan bersama antara kedua lembaga pendidikan tersebut.
Pembantu Rektor I ITS, Prof. Herman Sasongko, mengatakan kerjasama ini untuk berkontribusi pada penguatan sumber daya maritim yang diperlukan oleh Indonesia maupun internasional. Ini dilakukan dengan menggabungkan dua kekuatan dari kedua universitas dan melibatkan Semarang Growth Center (SGC), sebuah fasilitas pendidikan dan training untuk pelaut unggulan di Asia Tenggara yang dibangun aras kerja sama pemerintah Indonesia-Jerman.
“Kerja sama ini di bidang pendidikan dan industri yang menghasilkan program studi baru yang unggul berkualitas internasional dengan lulusan yang langsung dapat diterima secara global,” ujarnya di Rektorat ITS pada Senin (24/10/2011).
Sementara Rektor Universitas Wismar Jerman, Prof. Dr. rer nat Norbert Grunwald, mengatakan kerja sama ini telah digagas sejak dua tahun lalu, namun baru terealisasi pada tahun kedua. “Saya harap ini bisa jadi pintu pembuka kerjamsama Wismar dengan perguruan tinggi lain,” ujarnya.
Representative of Hochschule Wismar, Dr. Ing. Wolfgang Busse, menambahkan banyak hal yang bisa didapat dari kerja sama ITS-Universitas Wismar. Salah satunya, setelah lulus dari program studi delapan semester yang dilaksanakan di ITS, lulusan akan langsung mendapatkan dua gelar, yaitu Sarjana Teknik dan Bachelor in Engineering (B.Eng) tanpa perlu menempuh masa studi tambahan di Jerman. Dengan gelar B Eng, kesempatan berkarier di Luar Negeri lebih besar.
“Lulusan terbaik akan mendapatkan kesempatan melanjutkan studi S2 di Wismar Hochschule dengan berbagai program beasiswa,” ujarnya.
Seluruh masa studi akan dilaksanakan di ITS dengan dukungan empat professor dari Wismar Hochschule dan beberapa dosen tamu dari industry maritim internasional. Program sarjana ini menawarkan kombinasi yang unik di bidang pembangunan kapal, pengoperasian kapal dan teknologi perawatan kapal.
Kurikulum khusus dikembangkan untuk mendapatkan kompetensi utama, yaitu teknik manajemen operasi kapal, manajemen perawatan kapal, survei dan inspeksi kapal, manajemen keselamatan kapal dan lingkungan laut, teknik perkapalan (naval architecture) untuk marine engineer dan dasar desain kamar mesin. (natalia)