berita2.com (Banda Aceh): Terhitung sejak tahun 2008 hingga 2011, Badan Pembinaan Pendidikan Dayah (BPPD) Aceh, mencatat sekitar 853 dayah dimiliki provinsi paling ujung bagian sumatera itu. Selain membangun ratusan dayah, Badan tersebut juga membina 1.573 balai pengajian dan 2.426 dayah plus balai pengajian.Demikian diungkapkan, Kepala BPPD Aceh, Drs. Azhari Usman, M.Si, melalui Kepala Bidang Manajemen dan Pengasuhan, Drs. Muslim, yang juga selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), kepada Berita2.com, Rabu (25/1/2012).
Kata dia, berdasarkan rekapitulasi jumlah dayah hasil pemutakhiran data tahun 2011, pihaknya mencatat terbanyak membangun dayah di Kabupaten Aceh Utara, sebanyak 184 dayah.
“Namun, untuk balai pengajian paling banyak terbangun di Kabupaten Pidie yaitu sebanyak 326 unit, disamping itu ada sekitar 399 unit dayah plus balai pengajian, di Kabupaten itu,” katanya.
Selain kepantai Timur-Aceh, pada tahun 2011 lalu, pihaknya telah memberikan bantuan sarana dan prasarana ke pantai Barat-Selatan, meliputi, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Singkil dan Subussalam.
“Ini merupakan sebagai bentuk keperdulian Pemerintah Aceh, dalam mendukung pendidikan dayah di provinsi Aceh. Namun, kami juga mengharapkan, dukungan 20 persen dana APBA yang dialokasikan ke Dinas Pendidikan dan anggaran APBN di Kemenag Aceh, untuk ikut berpartisipasi membina dayah di Aceh,” paparnya, seraya berharap.
Masih kata Muslim, perjalanan BPPD Aceh, dalam mendapatkan pengalokasian dana yang berrsumber dari APBA, sejak tahun 2008 hingga 2011 mengalami naik turun bak sebuah gunung.
“Seperti tahun 2008, dana yang dialokasikan sebesar Rp.144 Miliyar, tahun tahun 2009 Rp.206 Miliyar, tahun 2010 Rp.107 Miliyar, tahun 2011 Rp.98 Miliyar, mungkin tahun 2012 ini tidak ada lagi sama sekali,” seloroh dia menyebutkan. (afrizal)




berita2.com
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya



























