berita2.com (Jakarta): Terjadi pelecehan seksual terhadap seorang Paskibra putri. Mereka mendapat perlakuan tidak senonoh oleh pelatih pria, disuruh berlari dengan pakaian seadanya dari kamar mandi ke kamarnya masing-masing.
Peristiwa tersebut diketahui dari adanya protes dari beberapa orang tua anggota Paskibra Pemprov DKI 2010 Kepada Dinas Pemuda dan Olahraga DKI. Mereka melaporkan anak-anak mereka yaitu anggota Paskibra perempuan yang diperlakukan tidak senonoh.
Merekadisuruh berlari dengan hanya menggunakan handuk dari toilet ke kamar mereka masing-masing. Peristiwa ini terjadi saat anggota Paskibra Pemprov DKI mengikuti bimbingan mental dan fisik yang berlangsung di Kompleks Pendidikan Pramuka Nasional di Cibubur.
Bagaimana reaksi Pemda DKI menyikap peristiwa memalukan tersebut? "Kalau memang benar pasti dikenai sanksi yang bersangkutan," ujar Fauzi Bowo di Baalikota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (17/8/2010).
Dia pun berjanji akan mengusut kasus tersebut, "Saya kira mereka yang bertindak tidak sesuai kode etik harus dikenakan sanksi," ujar Fauzi Bowo di Baalikota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (17/8/2010). Tindakan itu diduga dilakukan oleh senior mereka Pelaku diduga berinisial A dan E.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Saefullah membenarkan adanya laporan dari salah seorang orang tua anggota Paskibra Pemprov DKI 2010 terkait pelecehan seksual. Namun bentuk pelecehannya seperti apa belum diketahui.
"Ada laporan dari orang tua karena anaknya mengalami pelecehan, tapi pelecehannya seperti apa tidak jelas," ujar Saefullah, Rabu (18/8/2010).
Saefullah menjelaskan, pada saat anggota Paskibra mengikuti bimbingan mental dan fisik di Kompleks Pendidikan Pramuka Nasional di Cibubur, barak antara putra dan putri terpisah. Tidak bisa anggota putra masuk ke barak putri maupun sebaliknya.
"Sesuai koridor, putra dan putri tidak bisa menyeberang barak," ungkapnya. Saefullah menilai aksi ini hanyalah bagian dari masa orientasi yang diikuti oleh anggota Paskibra. "Karena ini masa orientasi yang terjadi adalah instruksi berlebihan dari senior ke junior," tandasnya.
Terkait kasus itu, Dinas akan bertemu dengan orang tua untuk memediasi. "Nanti kita akan mediasi dengan orang tua pukul 15.00 WIB-17.00 WIB di kantor," ujar Saefullah.
Untuk menyelidiki kasus ini Dinas Pemuda dan Olahraga Pemprov DKI membentuk tim investigasi yang berisi 4 orang mantan anggota Paskibra."Saya tetap menunggu hasil investigasi," imbuhnya.


















