berita2.com (Jakarta): Menanggapi maraknya protes warga terhadap iring-iringan rombongan pengawalan presiden, Ibu Negara Ani Yudhoyono menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat. Hal itu disampaikan Ibu Ani disela-sela peresmian Padepokan Mutumanikam Nusantara di Cariu, Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/7).
Menurut Ibu Negara, dirinya dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sama sekali tidak bermaksud membuat masyarakat kesal. Apalagi pengawalan kepresidenan memang menjadi keharusan menurut undang-undang.
Polemik ini bermula saat seorang warga Ibu Kota mengeluhkan kinerja tim patroli dan pengawalan Presiden SBY dari kawasan Cikeas, Bogor, menuju Istana Kepresidenan. Melalui surat pembaca sebuah surat kabar, warga tersebut mengaku mendapat intimidasi dari oknum petugas yang membuatnya trauma.
Protes pun bermunculan dan meminta iring-iringan kepresidenan bisa seminimal mungkin menahan laju kendaran pengguna jalan raya. Adanya tanggapan Ibu Negara tentu menjadi masukan berharga bagi pelaksana prosedur pengawalan presiden. Berdasarkan evaluasi, rombongan iring-iringan presiden maupun wakil presiden akan diatur menjadi lebih pendek dan efisien































