berita2.com (Jakarta): Pelayanan dapur umum bagi para korban kebakaran RW 01 Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur yang berjumlah 2500 jiwa yang diselenggarakan PMI Cabang Jakarta Timur hanya sampai hari Minggu (6/6). Untuk selanjutnya PMI Jaktim mengharapkan masyarakat dapat terpanggil memberikan bantuan kebutuhan yang mendasar bagi para korban yang sudah kehilangan segala harta bendanya itu.
Ketua PMI Cabang Jakarta Timur Drs H Kusnoto Jumat (4/6) sore mengatakan, pihaknya sudah membuka dapur umum sejak Rabu pagi untuk melayani makan pagi dan malam para korban kebakaran sebanyak 2400 orang lebih. “Untuk makan siang hari tidak dilayani PMI Jakarta Timur, tetapi oleh Suku Dinas Sosial,” kata Kusnoto lagi. Kapasitas dapur umum PMI Jakarta Timur sekali masak untuk 2500 orang.
Yang memprihatinkan, mereka itu tidak memiliki pakaian lagi kecuali yang melekat di badan. “Kalau korban banjir pakaian yang basah bisa dijemur.Tapi ini sudah hangus,” ujar mantan Asisten Sekko Jakarta Timur bidang Kesmas ini.
Jumat ini PMI Jakarta Timur sedang mempersiapkan sumbangan bagi balita yang berumur 0 sampai 32 bulan sebanyak 144 bayi. Kepada mereka sudah disiapkan sumbangan baby kit berupa selimut, handuk, popok, minyak telon, sabun bayi, bedak dan shampoo bayi sebanyak 144 paket. “Adanya hanya itu padahal jumlah Balita korban kebakaran tersebut ada 233 anak,” ujar Kusnoto. Karena itu diharapkan ada dermawan yang menyusulkan sumbangannya baik melalui PMI maupun langsung ke Posko di RW 01 Kelurahan Klender.
Sementara itu Ketua TP PKK Jakarta Timur, Hj Eka Murdhani menjelaskan, pihaknya memang sudah mempersiapkan busana layak pakai dan pakaian dalam yang baru khususnya untuk para wanita korban kebakaran Klender. Namun hari Jumat ini waktunya sempit karena ia bersama Walikota Jakarta Timur ada acara ke Balaikota. Untuk memberikan kesempatan para kader PKK dan pengurusnya berpartisipasi, dijadwalkan Senin (7/6) bantuan dari PKK baru dapat disampaikan kepada para korban. (Suprihardjo)


















