Jakarta (berita2.com): Di hari kedua pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Selasa (23/3/2010), berjalan lancar. Tidak hanya siswa biasa, penyandang cacatpun masih tetap optimis mampu melalui ujian tersebut.
Begitupun bagi siswa yang sakit, tetap bersikukuh ikut ujian akhir ini. "Ada peserta UN yang tunarungu, tuna netra dan gangguan penglihatan. Yang sakit juga tetap ikut ujian," ujar Kepala Dinas Pendidikan DKI Taufik Yudi Mulyanto, SAelasa (23/3/2010). Meski demikian dari data Dinas Pendidikan DKI, di hari kedua tercatat 331 siswa tidak ikuti ujian dengan berbagai alasan.
Disebutkan, peserta UN yang tunarungu berada di SMA Kriten 2 JP, Kristen 3 JP, SMAN 5 JP. Selain itu juga sekolah Notre Dame JB, Darul Maarif JS, Cikini JS serta Cahaya Sakti JT. Sementara untuk peserta UN tunanetra berada di SMA PGRI 3 JS. Sedangkan untuk siswa yang mengalami gangguan penglihatan berada di SMAN 37.
Menurut Taufik, selain para siswa tersebut, UN hari kedua juga diikuti para siswa yang sakit. Mereka tetap optimistis bisa meraih nilai maksimal seperti temen-temannya yang lain yang sehat. Seperti Richard, siswa SMA BPK Penabur program IPA yang mengikuti UN di RS Gading Pluit, Kelapa Gading, Jakarta Utara. "Mereka diawasi pengawas silang dan Tim Pengawas Independen (TPI)," ungkapnya.
Pada hari kedua kemarin, UN SMA diikuti 55.106 siswa. Dari jumlah tersebut, yang hadir sebanyak 54.938 siswa. Sementara yang tidak hadir sebanyak 168 siswa. Persentase kehadiran 99,70 persen, siswa yang tidak hadir 0,30 persen.
Untuk siswa SMK, siswa yang mengikuti UN ada 64.388 siswa. Yang hadir 64.243 siswa, yang tidak hadir 145 siswa. Persentase kehadiran 99,77 persen. Sementara tidak hadir 0,23 persen.
Sedangkan, UN untuk Madrasah Aliyah, siswa yang mengikuti ujian sebanyak 4.677 siswa. Yang yang hadir sebanyak 4.659 siswa, yang tidak hadir 18 siswa. Persentase kehadiran 99,62 persen, yang tidak hadir
0,38 persen. Khusus siswa SMALB, yang mengikuti UN ada 53 siswa. Seluruhnya tidak ada yang absen. "Secara keseluruhan, siswa terdaftar UN 124.657 siswa. Yang mengikuti ujian 124.224 siswa. Yang hadir 123.893 siswa atau 99,73 persen. Sementara yang tidak hadir 331 siswa atau 0,27 persen," beber Taufik.
Bagi siswa yang tidak hadir lantaran sakit atau faktor lain dengan memberi keterangan, diharapkan bisa mengikuti ujian susulan pada 29 Maret mendatang. Sementara bagi yang tahun lalu gagal, diberi
kesempatan mengikuti ujian ulangan pada 10 Mei 2010.(wan)


















