Menurut informasi dari Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, jumlah 21 orang tersebut terdiri atas 20 orang korban luka-luka dan satu orang meninggal dunia.
TMC menginformasikan, korban luka-luka dilarikan ke Rumah Sakit Pasar Rebo Jakarta Timur sebanyak lima orang, Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta Timur (9 orang), dan Rumah Sakit Budi Asih Cililitan Jakarta Timur (3 orang).
Sementara itu, di Rumah Sakit Fatmawati dirawat tiga orang luka-luka dan satu jenazah korban meninggal dunia.
Lima orang korban luka-luka di Rumah Sakit Pasar Rebo adalah Jami, Jumiah, Ngatinah, Parmi, dan Sabar. Korban umumnya mengalami luka lecet dan sakit di bagian pinggang dan pinggul.
Sedangkan di RS Budi Asih Cililitan, korban terluka diketahui bernama Darmiah (26) warga Solo, Jawa Tengah, Slamet (52) warga Pejaten, Jakarta Selatan, dan Sumarni warga Lebak, Jawa Tengah.
Kondisi Darmiah dan Slamet mengalami luka di bagian kepala sehingga harus dijahit, sementara Sumarni mengalami luka lecet di sejumlah bagian tubuhnya.
Sementara itu, korban luka yang dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati yang berusia sekitar 40 tahun hingga 60 tahun. Para korban terluka tersebut umumnya merupakan warga dari daerah Susukan, Semarang, Jawa Tengah.
Sebelumnya, kecelakaan antara kereta dan kendaraan minibus bernomor polisi L 9825 UD di jalur lintasan kereta di Pasar Minggu, terjadi sekitar pukul 06.00 WIB.
Seorang saksi mata, Anto memaparkan, mobil minibus tersebut memaksa menerobos pintu lintasan karena palang belum dalam posisi tertutup dengan baik. (*ek)


















