berita2.com (Jakarta): Pundak Hamdana ditepuk oleh seorang pria tak dikenal. Lalu dia diajak ke toko emas dengan janji akan dibelikan perhiasan emas. Ternyata janda berusia 35 tahun itu diperalat oleh penjahat. Tapi ia kemudian ia dilaporkan ke polisi oleh pemilik toko emas.
Wanita itu sebetulnya hanya tukang pijit keliling. Kepada petugas ia mengaku dihipnotis dan diperdaya lelaki bertubuh tegap untuk menggasak emas di Toko Emas Bandung, di Proyek Pasar Senen Blok IV, lantai dasar, Jakarta Pusat. Akibatnya, Hamdana, 35, dilaporkan korbannya yang mengalami kerugian Rp50 juta ke Polsek Senen.
Menurut keterangan janda satu anak tersebut, dirinya dihipnotis kemudian diperdaya pria yang baru dikenalnya bernama Anton di Gelanggang Olahraga (GOR) Senen, Jakpus. Saat itu, dirinya sedang menunggu kerabatnya, Nur, yang minta dijemput.
“Pundak saya ditepak, kemudian tanpa sadar saya diajak ke toko emas katanya mau dibelikan emas,” ceritanya kepada Pos Kota di kantor Polisi. Namun tanpa sadar, sambungnya, pelaku berpamitan sebentar kepadanya untuk menemui kerabatnya di parkiran, katanya seperti dilansir poskota.
“Tahunya dia tidak balik lagi, dan saya terkejut setelah petugas membawa saya ke pos keamanan karena dituduh berkompot dengan pelaku menggasak emas,” ujarnya. Pelaku pergi meninggalkan Hamdana, sedangkan emas berupa kalung dan gelang sebesar 136 gram ikut digasak.
Tedi, pemilik toko emas mengaku kasus pencurian ditempat usahanya tersebut baru kali pertama terjadi, terlebih modusnya mengaku dihipnotis. “Saya pikir wanita itu berkomplot, makanya saya laporkan biar polisi menyelidinya terlebih dahulu,” tegasnya singkat.