berita2.com (Jakarta): Karena persaingan bisnis, pengusaha batu mulia, Sulun Woe alias Johan (55) tewas dibunuh di rumahnya, Jalan Senibudaya, Jelambar baru, Jakarta Barat, Sabtu (20/11/2010).
Johan yang memiliki toko batu mulia Mustika Kumala diduga dibunuh karena persaingan bisnis. Saat kejadian, Johan sedang bersama anaknya, Rofiani (23). Korban kemudian didatangi oleh Samsudin alias Sudin (30) dan Asep (28). Samsudin sendiri diketahui juga berbisnis batu mulia di Pasar Batu Akik, Jatinegara, Jakarta Timur.
Samsudin tiba-tiba berkelahi dengan Johan. Pelaku juga membacok korban dengan sebilah golok. Rofiani yang melihat ayahnya diserang mencoba melakukan perlawanan, namun usahanya sia-sia karena turut dibacok Samsudin. Sementara Asep membawa bambu untuk memukul jatuh Johan.
Setelah kedua korban tergeletak tak berdaya, pelaku mencoba melarikan diri. Warga sekitar yang mendengar kejadian tersebut lalu mengejar pelaku dan berhasil meringkusnya. Warga kemudian memukuli pelaku dan menghubungi pihak kepolisian. Sementara Johan dan Rofiani dilarikan ke RS Atmajaya.
Kapolsek Tanjung Duren, Kompol Arif Budiman, mengatakan pihaknya masih melakukan penyidikan atas kasus tersebut. “Sejauh ini kami baru memperoleh keterangan dari para pelaku,” tukas Arif.
Walau telah dilakukan perawatan secara intensif, nyawa Johan tetap tidak tertolong. Johan akhirnya menghembuskan nafas terakhir di RS. Atmajaya sekitar pukul 19.00 WIB, Sabtu kemarin.