Jakarta, (berita2.com) : Kepolisian Sektor (Polsek) Tanjung Priok, Jakarta Utara menangani dua remaja yang terlibat perampokan taksi "Indah Family" di Jalan Paliat, Pelabuhan Tanjung Priok, Senin (8/3) malam.
"Kedua tersangka sedang menjalani pemeriksaan lanjutan di Polsek Tanjung Priok," kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro, Komisaris Besar Boy Rafli Amar di Jakarta, Selasa.
Kedua remaja yang menjadi pelaku perampokan taksi itu, yakni An (17) dan DS (14).
Kejadian itu berawal ketika kedua tersangka menghentikan taksi bernomor polisi B-2630-BL yang dikemudikan Zulfa Harmoni (43) di depan Gedung Wisma Asri Bekasi, pelaku meminta Zulfa mengantarkan ke daerah Tanjung Priok.
Saat melintasi kantor Batalyon IV Air di Jalan Pulau Payung Pelabuhan Tanjung Priok, An yang berada di belakang supir, menjerat leher Zulfa menggunakan kawat rem, sedangkan pelaku DS yang berada di samping supir, memegang tangan korban.
Namun korban melakukan perlawanan sehingga bisa lolos dari jeratan pelaku, kemudian supir itu berteriak minta tolong yang membuat para remaja itu panik karena takut tertangkap warga yang mendengar teriakan korban.
Seketika pelaku pun melarikan diri ke arah kantor Batalyon IV Satuan Bengkel Angkutan Pusat TNI Angkatan Darat (AD), Tanjung Priok, namun kedua pelaku ditangkap dua anggota tentara yang sedang bertugas.
Kemudian anggota TNI itu menyerahkan kedua remaja itu ke Polsek Tanjung Priok, guna menjalani pemeriksaan lanjutan dan mempertanggungjawabkan tindak kejahatannya.(*un)
































