berita2.com (Tangerang): Sepasangan kekasih yang terlibat pembunuhan disertai pencurian kendaraan bermotor dibekuk polisi di Telugnaga, Kabupaten Tangerang. Awalnya mereka bersetubuh bertiga (three some), lalu kekasih sang wanita membunuh pria tua itu dan mengambil mobilnya.
Kedua tersangka adalah M Ikbal, 22, dan Febriyani Miranti,18. Kasat Reskrim Polres Metro Kabupaten Tangerang, Kompol Arief Setiawan mengatakan terungkap kasus itu berawal laporan masyarakat terkait penjualan mobil murah, Sewnin (6/7/2010)
Saat itu ada sebuah mobil Nissan Grand Livina bernopol B 1432 SFH akan dijual dengan harga murah. ”Harga yang ditawarkan Rp 10 juta hingga Rp 20 juta,” katanya. Mendapat laporan itu, polisi yang mencurigai mobil itu hasil pencurian. Dengan penyamaran polisi lantas menggelar transaksi pembelian kendaraan tersebut.
”Setelah menyerahkan mobil itu petugas langsung menangkap sepasang kekasih itu,” ungkap Arief juga. Setelah dilakukan penyelidikan, kedua tersangka mengaku mobil yang dijual itu milik Handoko,72, warga Gang Bungul, Jakarta Selatan, yang merupakan teman kencan Febriyani. Pria tua itu dibunuh setelah dijebak sepasang kekasihnya. Kasus itu berawal pada Sabtu (3/7) pukul 17.00 lalu.
Saat itu, Febriyani kencan dengan Ikbal di Motel Kencana Indah, Jalan Terusan Bandengan, Jakarta Utara. ”Persetubuhan mereka berdua disaksikan oleh Handoko,” ucap Arief. Usai melakukan persetubuhan dengan Ikbal, Handoko mendapatkan kesempatan bersetubuh dengan Febriyani dan juga disaksikan oleh Ikbal. Saat sedang melakukan hubungan badan itu, Ikbal mengikat leher Handoko dengan tali sepatu.
Rupanya, sepasang kekasih itu telah mempersiapkan pembunuhan itu. ”Handoko langsung tewas ditempat,” kata Arief juga. Setelah itu, Febriyani dan Ikbal membawa jenazah Handoko keluar hotel. Saat itu petugas hotel sempat menanyakan kejadian peristiwa tersebut. Namun, Ikbal mengatakan Handoko hanya pingsan.
Bahkan, saat itu petugas motel sempat membantu menganggkat jenazah Handoko ke dalam mobil. Febriyani dan Ikbal mengatakan akan membawa Handoko ke rumah sakit. Namun, pada kenyataannya sepasang kekasih itu membuang jasad Handoko ke sebuah kebun bersemak di wilayah Kecamatan Cisauk, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Adapun mobil, uang dan seluruh barang-barang Handoko dibawa kedua kekasih tersebut.


















