Tangerang, (berita2.com) : Penjabat Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, M Shaleh, kesal dengan pemberitaan media massa yang menyebutkan pemerintahannya tidak becus menangani persoalan sampah.
"Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel dibilang `omdo` (omong doang) oleh media karena dianggap tidak mampu mengatasi sampah, itu adalah tidak benar," kata Shaleh di Tangerang, Rabu (17/2).
Menurut Shaleh, seharusnya media tidak perlu menulis demikian, karena pihaknya sudah melaksanakan berbagai upaya secara maksimal bekerja sama dengan pemerintah daerah lain menangani sampah tersebut.
Shaleh juga menyebutkan, kerja sama dilakukan pula dengan investor asal Singapura, namun dalam perjalanannya masih mengalami sedikit kendala.
Investor Singapura berencana mengalokasikan dana Rp400 miliar dalam pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Cipeucang, Serpong, Tangsel, guna mengelola sebanyak 700 ton sampah per hari.
Persoalan dalam kerja sama itu, menurut Wali Kota, pihak investor juga menginginkan keuntungan setimpal dari pihaknya hasil energi listrik dalam pengelolaan sampah di TPA Cipeucang, Serpong, Tangsel.
"Mengurus sampah tidak segampang membalikan telapak tangan, butuh proses panjang dan perlu pembicaraan lebih mendalam," kata Shaleh sambil menyebutkan bahwa sampai saat ini sampah sekitar 6.000 kubik per hari masih dibuang sembarangan tempat.
Pekan depan, Ia mengutus Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangsel Nanang Komara melakukan pertemuan dengan Wakil Bupati Tangerang, Rano Karno.
Maksud dari pertemuan kedua pejabat itu, kembali melanjutkan kerjasama pembuangan sampah Tangsel untuk dibuang di TPA Jatiwaringin milik Pemerintah Kabupaten Tangerang.
"Kontrak buang sampah Tangsel di TPA Jatiwaringin sudah habis awal tahun 2010, sekarang kita mengiginkan agar kerjasama itu dilanjutkan kembali," kata Wali Kota.
Menurut Wali Kota, kontrak kerjasama pembuangan sampah antara Pemkot Tangsel dan Pemkab Tangerang dilakukan selama satu tahun, sembari menunggu penyelesaian pembangunan TPA Cipeucang, Serpong, Tangsel.(*un)


















