Depok, (berita2.com) : Pemerintah Kota Depok mengimbau kepada seluruh pengusaha warung internet (Warnet) untuk tidak mengizinkan pelajar yang bersergam sekolah bermain internet pada jam belajar sekolah.
"Ini untuk kebaikan kita semua, semua pengusaha warnet harus tertib, jangan izinkan siswa berseragam bermain internet," kata Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail, di Depok, Senin (15/2).
Menurut dia, Dinas Pendidikan harus memperhatikan hal tersebut karena Ujian Nasional sudah semakin dekat. "Jangan sampai kegiatan di warnet mengganggu jam belajar siswa," katanya.
Nurmahmudi menghimbau kepada siswa sekaolah untuk menjaga diri dalam memanfaatkan kecanggihan teknologi, yang memanfaatkan situs jejaring sosial, seperti facebook, twitter, dan lainnya.
Komunikasi melalui dunia maya, kata Nur, bukanlah orang yang nyata sehingga kita tidak mengetahui secara langsung siapa orang yang kita ajak komunikasi. "Hati-hati, jangan mau jika diajak bertemu orang yang tidak dikenal," ujarnya mengingatkan.
Selain itu, Nur juga mengingatkan kepada siswa untuk lebih mempersiapkan diri guna menghadapi Ujian Nasional (UN).
Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok Farah Mulyati mengatakan, pihaknya akan mengimbau seluruh kepala sekolah untuk menertibkan para siswa yang diketahui membolos pada jam sekolah.
"Jangan sampai waktu yang ada tidak dimanfaatkan untuk belajar," katanya.
Farah juga mengatakan pihaknya sudah menghimbau para guru untuk memberikan jam pelajaran tambahan kepada para siswanya agar sukses menghadapi UN. "Sebagai guru mereka dituntut tanggungjawabnya dalam kesuksesan siswanya," kata Farah.
Selain itu Farah mengharapkan para orang tua untuk berperan aktif mendorong anaknya masing-masing untuk memersiapkan diri dengan lebih fokus belajar dan mengurangi bermain dalam menghadapiUN. Sebab menurut dia, kesuksesan seorang anak didik lebih ditopang oleh perhatian keluarga.
"Perhatian keluarga sangat penting untuk kesuksesan seorang anak dalam belajar," ujarnya.(*un)


















