berita2.com (Bojonegoro): Semburan lumpur bercampur minyak mentah terjadi saat ekplorasi sebuah sumur tua di area tambang tradisional Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Bojonegoro, Jawa Timur. Eksplorasi terpaksa berhenti akibat semburan mencapai 20 meter. Hingga kini semburan belum berhenti.
Besarnya tekanan lumpur yang keluar dari sumur tua mengakibatkan lumpur minyak mentah mengalir hingga ke beberapa tanah milik warga. Warga sekitar menyerbu lokasi semburan. Mereka mengambil minyak mentah untuk disuling dan dijual.
Sumur tua di Petak D138 dibuka kembali oleh operator PT Phonix Energi Indonesia. Rencananya akan diekplorasi ulang. Namun, setelah dibor dan berhenti, mendadak semburan cukup hebat hingga ketinggian mencapai 20 meter terjadi.
Kepala Operasi Pengeboran Minyak, Irmadi mengatakan pihak operator pengeboran hingga saat ini masih terus berupaya menghentikan semburan. Mereka mendatangkan tim dari Jakarta dan dari pihak Pertamina. Saat ini Pertamina Cepu juga telah melakukan pendataan dan investigasi.