berita2.com (San Fransisco): Ingin melayani pelanggannya dengan baik dan setelah mendapatkan kecaman dari mayoritas pengguna layanannya, Facebook berjanji akan membuat aturan kontrol privasi yang lebih mudah dan nyaman.
"Kami telah menghabiskan waktu selama beberapa pekan ini untuk mendengarkan keinginan pengguna. Bahkan kami telah berkonsultasi dengan para ahli jaringan keamanan di California, Washington DC, dan di seluruh dunia," ujar juru bicara FAcebook Andrew Noyes, seperti dikutip melalui News.com, Senin (24/5/2010).
Menurut Facebook, komitmen ini merupakan satu-satunya cara untuk bisa menghalau kritik dan mengantisipasi berkurangnya pengguna Facebook yang mengancam akan menggunakan situs jejaring sosial lain selain milik Mark Zuckerberg ini.
"Pesan yang kami tangkap ini cukup jelas. Pengguna cukup apresiatif dengan kendali privasi yang tepat dan komprehensif, namun dengan cara yang mudah dan nyaman untuk digunakan, tentu saja," ujar Noyes.
"Kami mendengarkan input yang diberikan oleh para pengguna dan kami sedang berupaya untuk mengimplementasikannya. Kami teknologi tersebut bisa kami gelontorkan tidak lama lagi," tambah Noyes.
Saat ini Facebook memang sedang dipantau ketat, baik oleh pengguna, pengamat maupun regulator di AS, Uni Eropa maupun dunia, terkait aturan kontrol privasi yang diberlakukan oleh jejaring sosial yang telah memiliki 40 0 juta pengguna itu.