berita2.com (Surabaya, Jawa Timur): Tuntutan pasar dan ketatnya persaingan di bisnis layanan internet, membuat perusahaan penyedia jasa tersebut harus mencari strategi untuk mendongkrak pelanggan. Salah satu penyedia layanan tersebut, D-Net, meluncurkan program Broadband Wireless untuk menyiasati kondisi tersebut yang diperuntukkan pelanggan baru.
Deasy D.Prasetyo, Public Relations Manager PT Dutakom Wibawa Putra, pengelola D-Net, mengatakan pihaknya telah meluncurkan program D-Net Broadband Wireless bagi pelanggan baru selama Januari – Juni mendatang.
“Program ini untuk memenuhi tuntutan pasar dan menyikapi persaingan di bisnis layanan internet yang makin ketat,” ujarnya pada Senin (06/02/2012).
Menurut Deasy, sebenarnya program tersebut adalah program existing, namun dengan tarif baru. Ia menjelaskan, biaya pemasangan awal yang semula Rp 1,5 juta dipangkas menjadi satu juta rupiah. Begitu pula biaya langganan per bulan.
Selain program untuk pelanggan baru, D-Net juga memberikan tawaran kepada pelanggan lama dengan penurunan biaya langganan atau penambahan kapasitas hingga 1 megabytes per second.
“Ada yang minta penurunan biaya langganan, ada yang minta penambahan kapasitas. Bergantung kebutuhan masing – masing,” ujarnya.
Deasy menjamin, meskipun biaya diturunkan, namun kualitas tetap terjaga, sehingga tak ada penurunan jumlah pelanggan. Ia menyebutkan, total pelanggan D-Net sekitar 7.000. Dari jumlah ini, 80% adalah corporate. Mereka tersebar di Surabaya, Malang, Pasuruan dan Bali. Pelanggan terbanyak di Surabaya dan Malang yang mencapai 70%.
“Pelanggan kami merupakan pelanggan lama dan setia. Pangsa utama D-Net dari kalangan bisnis seperti corporate dan small office,” ujarnya. Deasy belum bisa menyebutkan pertambahan pelanggan setelah peluncuran program tersebut karena baru berjalan sekitar sebulan. Namun ia optimistis, mampu menjaring pelanggan baru. (natalia)



















