Jakarta (berita2.com): Lebih dari 100 orang di China melayangkan keluhan dan mendesak Hewlett-Packard Co (HP) menarik produk laptopnya dari negara itu karena kerusakan pada salah satu komponennya.
Jiang Suhua, pengacara orang-orang yang meminta penarikan kembali laptop HP itu, Rabu(10/03) mengatakan bahwa para konsumen di China mengeluhkan video card yang cepat panas, sehingga menyebabkan laptop rusak.
Pengacara dari Kantor Hukum Yingke tersebut mengharapkan pemerintah menyelidiki dan meminta HP untuk menarik produknya dari China, demikian dilaporkan Reuters.
"Ya kami bisa membawanya ke pengadilan, tetapi untuk sekarang belum sampai di tahap itu," ia menegaskan.
Jiang mengatakan permasalahan itu sebenarnya sudah mengemuka sejak 2007 dan sekitar 170 orang telah mengirim keluhan pada Jumat (5/3) kepada badan pengawas kualitas AS, General Administration of 'Quality Supervision, Inspection and Quarantine'.
Sementara itu perwakilan HP baik di Singapaura dan AS belum bisa dihubungi untuk
memberikan komentar.
HP mendulang lebih dari tiga per lima keuntungannya dari luar negara asalnya AS.
Bulan lalu penjualan produk HP di beberapa negara berkembang seperti Brazil, Russia, India, dan China melonjak naik 41 persen dari tahun lalu.(*ek)
Iptek
China Desak HP Recall Laptopnya
China Telah Siapkan Dua Astronot Perempuan
Beijing (berita2.com): China telah menyeleksi gelombang kedua astronot mencakup tiga pria dan dua perempuan, dan untuk pertama kali perempuan di negeri tirai bambu itu siap bergabung dalam misi luar angkasa.
Dua astronot perempuan itu adalah pilot dari angkatan udara tentara pembebasan rakyat (PLA), dan kemungkinan akan mengambil bagian dalam laboratorium antariksa China di masa depan, kata Zhang Jianqi, mantan deputi komandan program antariksa berawak China.
"Dalam penyeleksian, kami memberlakukan persyaratan yang sama bagi setiap kandidat baik pria maupun wanita, namun perbedaannya perempuan harus telah menikah karena kami yakin perempuan yang telah menikah itu secara fisik dan mental lebih matang," kata Zhang di sela sidang parlemen tahunan.
Ia mengungkapkan bahwa secara teoritis, perempuan astronot itu lebih cakap dari mitra pria mereka dari segi daya tahan dan kehati-hatian.
China menyeleksi gelombang pertama sebanyak 14 astronot pada pertengahan 1990-an. Sejauh ini China telah mengirim enam astronot ke antariksa pada 2003, termasuk astronot Zhai Zhigang yang berjalan di luar angkasa pada September 2008.
China merencanakan meluncurkan modul antariksa tanpa awak pada 2011, yang akan menjadi langkah menentukan untuk membangun stasiun luar angkasa.
Pemerintah China sebelumnya menegaskan bahwa peluncuran Shenzhou-VII pada 2008 yang berisi tiga astronot China adalah untuk misi perdamaian dalam rangka menggali dan menciptakan upaya perdamaian ruang angkasa.
"Misi Shenzhou-VII adalah untuk keperluan perdamaian ruang angkasa dan kepentingan umat manusia," kata Kementerian Luar Negeri China dalam satu pernyataannya.
Tujuan utama dari misi ruang angkasa berawak China tersebut untuk menggali dan menciptakan perdamaian di ruang angkasa, yang mampu mendorong perekonomian nasional dan keuntungan masyarakat.(*ek)
Lapan Tegaskan Badai Matahari Bukan Kiamat

Denpasar (berita2.com): Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) meminta masyarakat tidak berlebihan mengkhawatirkan prediksi munculnya badai matahari pada 2012-2015, karena peristiwa itu bukan pertanda kiamat seperti yang diisukan beberapa waktu lalu.
"Hasil pengamatan kami, badai matahari tidak akan langsung menghancurkan peradaban dunia. Efek langsungnya akan dirasakan pada teknologi tinggi seperti satelit dan komunikasi radio. Jadi bukan pertanda kiamat," kata Kepala Bidang Aplikasi Geomagnet dan Magnet Antariksa Lapan, Clara Yono Yatini, di Universitas Udayana Denpasar, Bali, Selasa(09/03).
Masalah badai matahari menjadi salah satu bahasan pada "International Symposium on South East Asia Pacific Environment Problem and Satelite Remote Sensing" di kampus Pascasarjana Unud yang berlangsung dua hari, dihadiri sekitar 150 peserta kalangan ahli perikanan dan kelautan dunia.
Menurut Clara Yono, sehubungan sempat merebaknya isu kiamat terkait badai matahari itu, Lapan terus menyebarkan pengetahuan mengenai dampak aktivitas matahari tersebut kepada masyarakat luas.
Dengan demikian diharapkan masyarakat lebih paham mengenai dampak yang mungkin ditimbulkan dan bisa diambil langkah antisipasi yang tepat akibat fenomena cuaca antariksa 2012 hingga 2015 tersebut.
Dijelaskan, aktivitas matahari yang melontarkan miliaran ton partikel, plasma berenergi tinggi dan radiasi gelombang elektromagnetik, sebenarnya memiliki siklus atau tidak diam.
"Ledakan-ledakan matahari bisa sampai ke bumi. Selain itu matahari punya berbagai aktivitas seperti medan magnet, bintik matahari, flare (ledakan matahari), lontaran massa korona, angin surya dan partikel magnetik," kata alumnus Astronomi ITB 1989 itu.
Lapan telah memperkirakan puncak aktivitas matahari terjadi pada 2012 hingga 2015. Pada puncak siklus itu aktivitas matahari akan tinggi dan terjadi badai matahari.
Disinggung seberapa besar volume partikel berenergi tinggi atau ledakan yang terjadi, Clara menyatakan belum bisa dipastikan terkait berapa lama dan kapan terjadinya.
"Yang bisa saya katakan di sini, badai matahari terjadi dalam beberapa menit atau beberapa jam. Sangat variatif dan tidak bisa dipastikan kapan terjadi. Diprediksi tahun 2012 hingga 2013," paparnya.
Di beberapa belahan dunia, siklus matahari terjadi 11 tahunan dan kini matahari berada pada siklus ke-24. Hal itu pernah menimbulkan dampak serius terhadap sistem jaringan listrik seperti di Kanada dan Jepang pada 1989 dan di Swedia tahun 2003.
Selain berdampak pada peralatan dan sitem komunikasi, badai matahari juga berkontribusi terhadap perubahan iklim. Sebab jika terjadi peningkatan aktivitas matahari, maka mengakibatkan matahari akan memanas.
"Suhu bumi akan meningkat tajam dan iklim berubah. Dampak ekstrimnya menyebabkan kemarau panjang. Namun hal itu masih dalam kajian para peneliti," jelasnya.
Alumnus Astronomi Tohoko University Jepang itu menegaskan, bahwa tidak benar akan terjadi kiamat seperti film 2012. "Film itu sepertinya ilmiah, namun sebenarnya hanya hiburan saja," ucap Clara.
Simposium digelar oleh Center for Remote Sensing dan Ocean Sciences (Cresos) dihadiri dari kalangan perguruan tinggi dalam dan luar negeri, seperti dari Jepang dan Rusia, BPPT dan institusi lainnya.(*ek)
Perangkat Internet Murah Dorong Perkembangan TI
Bekasi (berita2.com): Sejumlah perangkat teknologi informasi (TI) dengan biaya murah mendorong penggunaan internet di kalangan masyarakat menengah ke bawah semakin berkembang.
Hal itu dikatakan ahli TI Romi Satria Wahono, dalam seminar Amprokan Blogger Bekasi, di Gedung Pelatihan Mahkamah Konstitusi, Jalan Kartini, Kelurahan Rawa Panjang, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jabar, Minggu.
"Bila kita lihat, sejumlah telepon genggam saat ini mulai banyak menawarkan akses internet dengan mudah. Dampaknya, sejumlah operator pelayanan telepon berlomba menurunkan harga," katanya.
Menurut dia, jumlah pengguna internet melalui layanan operator Telkomsel saat ini mencapai 80 juta pelanggan belum termasuk "provider " lainnya seperti XL, dan Indosat. "Jumlah tersebut terbilang angka yang cukup fantastis. Artinya, masyarakat kita telah melek tekhnologi," katanya.
Selain itu, kata dia, usaha warung internet (Warnet) di sejumlah daerah semakin menjamur dengan harga sewa perangkat komputer yang relatif murah mulai dari Rp2.500 hingga Rp5.000 per jam. "Sehingga masyarakat dapat dengan mudah mempraktikan ilmu TI," katanya.
Kendati demikian, penggunaan layanan internet di kalangan masyarakat belum sepenuhnya dimanfaatkan secara maksimal. Berdasarkan hasil survei pengguna internet melalui situs Alexa.com menyebutkan, angka tertinggi pengguna internet berada pada fasilitas jejaring sosial Facebook.
"Pengguna internet lebih memilih untuk membuka Facebook, bukannya Google sebagai alat pencarian data guna menambah referensi pengetahuan mereka tentang segala hal," katanya.
Ia mengatakan, kenyataan itu merupakan tugas dari komunitas Blogger di seluruh Tanah Air dan praktisi TI untuk memberikan pengetahuan seputar layanan internet secara maksimal kepada msayarakat luas melalui kegiatan sosialisasi.
"Sebagai contoh, guru di sekolah dapat meminta siswanya menyelesaikan tugas melalui fasilitas blog. Ini adalah cara yang paling mudah dan efektif dalam memberikan sosialisasi untuk kalangan pelajar," kata Romi Satria Wahono.
Acara yang digagas oleh komunitas Blogger dari wilayah Jabodetabek tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari praktisi TI seperti Mabruri, tenaga ahli Kementrian Komunikasi dan Informatika, Budi Putra, Country Editor Yahoo Indonesia, dan Romi Satria Wahono seorang ahli bidang TI.(*ek)
Kontes Robot Regional IV Diikuti 28 Universitas
Surabaya (berita2.com): Sebanyak 93 tim dari 28 universitas mengikuti Kontes Robot Indonesia (KRI), Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI), dan Kontes Robot Seni Indonesia (KRSI) untuk Regional IV (Jatim dan Indonesia timur) di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada 22-23 Mei mendatang.
"Kalau dibandingkan dengan peserta KRI-KRCI tahun 2009, maka jumlah peserta itu tidak bertambah, namun regional IV sekarang dipecah menjadi dua regional yakni IV dan V, sehingga jumlah peserta sebenarnya bertambah," kata anggota dewan juri KRI-KRCI Endra Pitowarno kepada ANTARA di Surabaya, Minggu.
Menurut dosen Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) ITS Surabaya itu, KRI-KRCI Regional IV diikuti 93 tim dari 28 universitas, sedangkan KRI-KRCI Regional V yang meliputi Sulawesi dan Balikpapan diikuti belasan tim dari sembilan universitas.
"Kendati KRI-KRCI di Regional IV hanya diikuti 28 universitas, namun ada universitas yang merupakan pendatang baru yakni Universitas Udayana Denpasar dan Politeknik Negeri Denpasar," katanya.
Ke-93 tim dari 28 universitas yang mengikuti kontes robot di Regional IV itu terdiri atas 20 tim robot peserta KRI, 58 tim robot peserta KRCI (28 tim robot beroda, 16 tim robot berkaki, dan 14 tim robot battle), dan 15 tim KRSI.
"Dari peserta yang ada, tim-tim lama dari Surabaya dan Malang merupakan tim-tim yang kuat, apalagi KRI yang merupakan ajang paling bergengsi untuk tahun ini tidak terlalu sulit, sebab robot yang bertanding hanya adu kecepatan dan tidak sampai ada pertarungan antarrobot," katanya.
Ia menambahkankan, juara KRI akan dibiayai Kemdiknas untuk mengikuti kontes robot serupa tingkat dunia di Kairo, Mesir pada September 2010, sedangkan juara KRI akan dibiayai Kemdiknas untuk mengikuti kontes robot serupa tingkat dunia di AS.
"Tahun 2009, tim KRI dari PENS ITS mewakili Indonesia di kontes robot tingkat dunia di China namun kalah, sedangkan tim kontes robot cerdas yang mewakili Indonesia ke AS berasal dari ITB Bandung dan Unikom Bandung. Tim KRCI akan berangkat ke AS pada April mendatang," katanya.(*ek)
Halaman 1 dari 29
Iptek
















