berita2.com (Kabul): Seorang pimpinan senior kelompok Taliban, Ghulam Sakhi, tewas dalam baku tembak dengan tentara Afghanistan dan kelompok militer internasional di Kabul, Sabtu (26/6/2010). Sakhi tewas saat tengah menyamar menjadi perempuan.
Ia terpaksa ditembak karena menembak dan melemparkan granat di sebelah selatan Kota Kabul, ibu kota Afghanistan.
Seorang pejabat intelijen Afghanistan menyatakan telah melacak keberadaan Sakhi sejak Jumat (25/6) malam. Sakhi terkahir terlacak berada di sebuah bangunan di distrik Puli Alam di Provinsi Logar.
“Saat penghuni gedung diminta keluar, Sakhi ikut keluar dengan menyamar sebagai seorang wanita. Ia mengeluarkan pistol, menembaki petugas keamanan, dan melemparkan sebuah granat,” ujar pihak Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO)
Sakhi pun akhirnya ditembak. Namun akibat aksi Sakhi, satu orang perempuan dan dua anak terluka.
NATO meyakini Sakhi terlibat dalam beberapa peledakan bom dan penyerangan di berbagai lokasi di provinsi tersebut. Sakhi juga diduga kuat terlibat dalam aksi penculikan pejabat intelijen Afghanistan beberapa saat lalu.
Sementara itu NATO juga melaporkan beberapa pasukan Amerika Serikat tewas akibat serangan bom pada Sabtu (26/6) di selatan Afghanistan. Hingga saat ini tercatat 85 tentara internasional tewas di Afghanistan pada Juni ini, yang menjadikan Juni sebagai bulan terburuk selama hampir sembilan tahun peperangan tersebut.