berita2.com (Yerusalem): Israel mengatakan akan melonggarkan blokadenya terhadap Jalur Gaza dan mengizinkan lebih banyak bantuan kemanusiaan masuk ke wilayah itu.
Para menteri Kabinet pada Kamis (17/6/2010) menyetujui rencana yang diusulkan oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Utusan Kuartet Timur Tengah, mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair. Rencana ini akan secara signifikan memperpanjang daftar barang-barang yang diizinkan masuk ke Jalur Gaza.
Israel mengizinkan masuk ke Gaza, di antaranya, semen dan baja untuk proyek-proyek bangunan yang disponsori oleh PBB. Barang-barang atau material yang bisa digunakan untuk membuat senjata tetap tidak akan diizinkan masuk ke Gaza.
Perubahan ini hanya akan mempengaruhi barang-barang yang masuk ke Gaza melalui darat. Blokade laut Israel masih berlaku.
Sementara itu, pemimpin Suriah mengatakan penyergapan maut Israel bulan lalu terhadap kapal-kapal bantuan yang sedang menuju Gaza, telah menghancurkan kesempatan untuk perdamaian dalam waktu dekat .
Presiden Bashar Assad juga mengatakan kepada BBC bahwa penyergapan tersebut telah menaikkan resiko terjadinya perang di kawasan itu.