PBB, New York, (berita2.com) : Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, Rabu, (24/2) menyampaikan penyesalan mengenai tindakan Israel memasukkan dua tempat suci Islam di wilayah Palestina yang diduduki ke dalam daftar warisannya.
Sekretaris Jenderal PBB menyampaikan keprihatinannya dalam pertemuan dengan Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak, yang sedang berkunjung, di Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat, kata jurubicara PBB Martin Nesirky kepada wartawan.
Ban dan Barak membahas proses perdamaian Palestina-Israel serta situasi di wilayah tersebut, kata Nesirky.
"Mereka membahas upaya yang sedang berlangsung untuk memulai lagi perundingan Palestina-Israel," katanya.
"Dalam konteks ini, Sekretaris Jenderal menyesalkan perkembangan nyata baru-baru ini di lapangan yang meliputi perintah baru penghancuran di Jerusalem timur dan dimasukkannya tempat suci tersebut di Tepi Barat Sungai Jordan ke dalam daftar warisan Israel," katanya.
Pemimpin PBB itu juga menyampaikan keprihatinannya dengan situasi di Jalur Gaza dan kekecewaannya bahwa Israel belum menerima usul PBB untuk memulai pemulihan sipil.
Ban mendesak Israel "agar melakukan tindakan positif mengenai masuknya bahan bangunan ke dalam Jalur Gaza".(*un)