"Takkan dapat diterima bagi Palestina untuk melanjutkan perundingan perdamaian dengan Israel tanpa penghentian penuh kegiatan permukiman dan penetapan rujukan proses perdamaian yang meliputi diakhirinya pendudukan Israel dan berdirinya negara Palestina," kata Abbas dalam pidato yang ditayangkan Ahad malam oleh stasiun televisi yang dikelola Palestina.
Pembicaraan perdamaian macet sejak awal 2009. Palestina berkeras Israel mesti menghentikan semua kegiatan permukiman di Tepi Barat Sungai Jordan sebelum perundingan perdamaian dilanjutkan, sementara Israel menyatakan akan melanjutkan pembangunan permukiman karena "pertumbuhan alamiah".
Sementara itu Abbas menuduh Gerakan Perlawanan Islam (HAMAS) melakukan tindakan guna menghindari perujukan nasional Palestina.
"Aksi HAMAS telah mengungkapkan tujuan sesungguhnya dalam menghindari matangnya penandatanganan perujukan," kata Abbas. Ia merujuk kepada permintaan HAMAS dari Mesir untuk menunda dialog nasional, yang ditaja Kairo dan bertujuan memulihkan persatuan politik di Jalur Gaza --yang dikuasai HAMAS-- dan Tepi Barat.
HAMAS menyatakan Mesir telah setuju untuk menunda perujukan tersebut, yang mulanya dijadwalkan pada 25 Oktober, tapi belum ada konfirmasi resmi dari Mesir.(* SS)





















