Yerusalem, (berita2.com) : Pesawat tempur Israel membom beberapa tempat di Gaza selatan pada Selasa malam sebagai jawaban atas penembakan roket dari daerah kantong kelolaan Hamas itu, kata tentara pada Rabu (10/2).
Belum ada laporan tentang korban dari pihak Palestina.
Serangan itu merupakan tanggapan atas peluncuran roket dari daerah miskin tersebut dalam beberapa hari belakangan, kata pernyataan tentara.
Penembakan roket itu tidak mengakibatkan korban.
Israel berulang kali menyasar jaringan luas terowongan untuk menyelundupkan makanan, bahan bangunan serta senjata dari Mesir ke Gaza, yang dikucilkan sejak Hamas berkuasa di sana pada Juni 2007.
Hamas secara umum mengandalkan pejuangnya sejak perang habis-habisan dengan Israel pada akhir 2009, yang menewaskan 1.400 warga Palestina dan 13 orang Israel.
Hamas masih terlibat dalam perang dengan Israel, yang menarik diri dari wilayah pesisir itu pada 2005, namun tetap mengucilkannya.
Perang di dan di sekitar Gaza meletus lagi setelah gencatan senjata enam bulan berakhir pada 19 Desember 2008.
Israel membalas penembakan roket pejuang Palestina ke negara Yahudi tersebut dengan melancarkan gempuran udara besar-besaran dan serangan darat ke Gaza dalam perang tidak sebanding yang mendapat kecaman dan kutukan dari berbagai penjuru dunia.
Gerakan "Cast Lead" Israel itu, yang menewaskan lebih dari 1.400 orang Palestina, yang mencakup ratusan warga, dan menghancurkan sejumlah besar daerah di jalur pesisir tersebut, yang dinyatakan bertujuan mengakhiri penembakan roket dari Gaza.
Pasukan Israel juga berulang kali membom daerah perbatasan Gaza dengan Mesir sejak mereka memulai gempuran pada 27 Desember 2008 dalam upaya menghancurkan terowongan penyelundup, yang menghubungkan wilayah miskin Palestina itu dengan Mesir.
Angkatan udara Israel membom lebih dari 40 terowongan yang menghubungkan wilayah Jalur Gaza, yang dikucilkan, dengan gurun Sinai di Mesir pada saat gempuran itu dimulai.
Terowongan lintas perbatasan itu digunakan untuk menyelundupkan barang dan senjata ke wilayah Jalur Gaza yang terputus dari dunia luar karena pengucilan Israel sejak Hamas menguasainya.
Kelompok Hamas menguasai Jalur Gaza setelah mengalahkan pasukan Fatah, yang setia pada Abbas dalam pertempuran mematikan selama beberapa hari.
Sejak itu, wilayah pesisir miskin tersebut dikucilkan Israel. Palestina pun menjadi dua wilayah kesatuan terpisah, Jalur Gaza --yang dikuasai Hamas-- dan Tepi Barat, yang berada di bawah pemerintahan Abbas.
Israel pada awal Februari melancarkan serangan udara di Jalur Gaza, menyasar terowongan di sepanjang perbatasan dengan Mesir dan satu gedung kosong, kata pejabat Hamas.
Tentara tidak menanggapi masalah serangan itu, yang terjadi sehari sesudah dua peledakan, yang dikatakan berasal dari wilayah kekuasaan Hamas Gaza, terdampar di pantai Israel.
Tidak ada laporan tentang korban pemboman itu, yang saksi katakan dilakukan jet tempur angkatan udara Israel, atas bandar udara tak terpakai dan terowongan, yang Israel katakan dipakai untuk menyelundupkan senjata ke wilayah pantai tersebut.
Serangan itu terjadi sesaat sesudah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada jumpa pers bersama Perdana Menteri Italia Siivio Berlusconi menyatakan Israel akan menanggapi masalah peledak itu, yang ditemukan di pantai negara Yahudi tersebut.(*un)





















