Jeddah, (berita2.com): Aksi kepahlawanan Farman Ali, seorang warga Pakistan, berakhir setelah ia ikut tenggelam dalam musibah air bah yang terjadi di Jeddah, 25 November, saat ia sedang menyelamatkan orang ke-l5 dalam musibah itu.
Kisah tersebut dilaporkan harian Al-Hayat, Rabu (9/12), dari penuturan Rahman, saudara laki-laki Farman, yang sedang mengurus penerbangan jasad saudaranya itu ke negeri asalnya dan ke pangkuan keluarga yang ditinggalkan, terutama isteri dan tiga anak perempuan.
"Anak pertamanya, Jahira, belum pernah melihat ayahnya," tutur Rahman yang menuturkan bahwa Farman (32 tahun) semasa hayatnya aktif dalam berbagai kegiatan kerelawanan dan juga seorang jago bela diri karate.
Rahman menilai saudaranya itu seorang pemberani yang saat berusia l6 tahun menerjang api untuk menyingkirkan tabung gas di toko yang terbakar, di negerinya.
"Jika tabung gas itu meledak, mungkin terjadi bencana besar karena lokasi kebakaran bersebelahan dengan gudang amunisi, " tuturnya.
Saat terjadi musibah banjir di Jeddah, 25 November, kata Rahman melanjutkan kisahnya, Farman yang berenang dengan ban bekas, menggunakan sebilah papan dan tali untuk menyelamatkan l4 korban yang dihanyutkan air bah.
"Ia sedang berusaha menolong korban ke-l5 ketika air bah menyapunya," kata Rahman seraya menambahkan, "saudaranya telah berusaha menolong korban tanpa memilih asal kebangsaan mereka" katanya.
Menurut Rahman, Farhan pasti hanya berfikir untuk menyelamatkan sebanyak mungkin orang dengan melakukan apa saja yang bisa digunakannya.
Dia mengatakan, saudaranya yang bermukim di Arab Saudi selama enam tahun dan terakhir bekerja di sebuah toko grosir di Jeddah, pernah menjenguk keluarganya di Pakistan dua kali. "Saya bangga atas kepahlawanannya menjadi martir, " kata Rahman menambahkan.
Banjir yang melanda kawasan pemukiman di Selatan dan Timur Jeddah serta menimbulkan air bah di ruas jalan raya bebas hambatan antara Jeddah dan Mekah (Haramain Expressway) menelan ll7 korban jiwa, belum termasuk 48 orang yang masih belum ditemukan, merusak 7.000 lebih kendaraan dan 9.000 bangunan.(*/wan)



































